Sigesit 119 Resmi Diluncurkan Bupati Kabupaten Tasikmalaya

  • Bagikan
banner 468x60

Kabupaten Tasikmalaya – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Launching Layanan Gawat Darurat untuk masyarakat Kabupaten Tasikmalaya melalui Program “Sigesit 119” yang dikelola oleh Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Kabupaten Tasikmalaya. Sistem Sigesit 119 terpadu ini, dalam penanganan Kondisi darurat dalam bidang kesehatan, Singaparna, Rabu (26/02/2021)

Dalam Launching Sigesit ini, turut hadir Forkopimda Kabupaten Tasikmalaya, Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Ketua TP PKK Kabupaten Tasikmalaya Hj. Ai Diantani Sugianto, Para Kepala SKPD Kabupaten Tasikmalaya, Diskominfo Kabupaten Tasikmalaya, dan tamu undangan lainnya.

Ade Sugianto selaku Bupati Tasikmalaya menjelaskan sudah menjadi kewajiban Negara untuk hadir dan memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat dalam bidang kesehatan, seperti masih kurangnya pelayanan kegawat daruratan yang berfokus pada keselamatan pasien.

“Dengan pembentukan Pusat Pelayanan Keselamatan Terpadu, yang diberi nama Sigesit 119 di Kabupaten Tasikmalaya sudah sejalan dengan agenda ke lima Nawa Cita yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia” ucapnya.

Kabupaten Tasikmalaya sekarang ini memiliki 39 Kecamatan dengan 40 Puskesmas dan dibagi 4 titik Pusat Pelayanan Keselamatan Terpadu (Public Safety Center) serta meliputi Wilayah Singaparna, Ciawi, Cikatomas, dan Cipatujah. Tiap titik mecakup 10 Wilayah Puskesmas dan terdapat ambulan di 4 titik tersebut. Pada setiap Puskesmas dibentuk tim layad rawat dan setiap Puskesmas tersedia 1 unit Ambulance Motor.

Sigesit 119 berupa Call Center yang bebas Pulsa, untuk sementara gratis menggunakan Kartu Telkomsel dan berbayar untuk operator lain sehingga Pasien hanya perlu memijit 119.

Kemudian, tim Sigesit 119 mengolah keluhan serta segera ditindaklanjuti penanganannya. Kondisi kegawat daruratan terbagi dalam tiga triase diantaranya: 

Triase Hijau yaitu kondisi Pasien ‘tidak gawat tidak darurat,’
2.Triase Kuning yaitu kondisi pasien ‘gawat tidak darurat,’
3.Triase Merah yaitu kondisi pasien ‘gawat darurat’ harus segera dijemput.

Semua triase ditangani di tempat terlebih dahulu, Triase hijau ditangani ditempat, triase kuning dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat dan triase merah dirujuk ke Rumah Sakit apabila Puskesmas tidak mampu menangani.

Sigesit 119 memiliki 5 orang Dokter yang berfungsi sebagai konsulen untuk memberi konsultasi dan penanganan atau pertolongan pertama. Dibantu total 60 orang Perawat yang terdiri dari Wilayah Singaparna dengan 24 Perawat dan dititik lainnya masing-masing 12 Perawat yang didampingi oleh 1 orang tenaga administrasi. 

Pelayanan Call Center Sigesit 119 siap siaga selama 24 jam. Pelayanan kedaruratan dapat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan syarat aman lokasi, aman pasien, dan aman petugas. Pasien sebelum dirujuk ke Rumah Sakit terlebih dahulu ditangani di tempat kejadian dan Kedaruratan ini termasuk persalinan. 

Diharapkan kepada masyarakat Kabupaten Tasikmalaya untuk pengguna Sigesit 119 ini, dapat mengamankan lokasi dan tidak sembarangan memperlakukan Pasien. Karena, ada teknik khusus pemindahan pasien untuk meminimalisasi salah penanganan.

Tim Sigesit 119 berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan mencakup Puskesmas dan Rumah Sakit serta memastikan kesiapan Puskesmas dan Rumah Sakit menerima pasien.

Pelayanan Sigesit 119 ini, prinsipnya penyelamatan yang utama, kedaruratan dilayani. Bagi warga yang ingin menggunakan pelayanan Sigesit 119, diutamakan sifatnya yang memerlukan pertolongan segera seperti, kecelakaan lalu lintas, serangan jantung, stroke, kecelakaan kerja yang cukup parah dan lain-lain.

Pada kesempatan tersebut turut diserahkan secara simbolis bingkisan untuk warga. Dilanjutkan dengan pemukulan kentungan oleh Bupati didampingi Pejabat sebagi tanda Launching Sigesit 119. Dilanjutkan dengan simulasi respon pelayanan kedaruratan dan pemutaran video Sigesit 119 serta Teleconference bersama 40 puskesmas secara live dan meninjau fasilitas call center 119.

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, berharap kehadiran Pusat Pelayanan Kesehatan Terpadu Sigesit 119 dapat memberikan solusi terbaik bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan kegawat daruratan dibidang medis yang bermutu, terpadu dan mudah diakses. (Rizki/tasikraya.com)

  • Bagikan