Kabupaten Tasikmalaya – Majelis Daerah Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Tasikmalaya resmi dilantik pada hari Rabu (28/10/2020). Pelantikan dilaksanakan secara daring melalui zoom karena situasi masih pandemi covid19.
KAHMI periode 2020-2025 dipimpin oleh 5 orang presidium dengan latar belakang berbeda, ada dari politisi yaitu Demi Hamzah Rahardian dan Asep Sopari Al-Ayubi, ada tokoh birokrat Kabupaten Tasikmalaya Endang Sae, akademisi Ani Heryani (Ketua STIA tasikmalaya), dan Yayat Rodiat seorang aktivis yang aktif di bidang sosial.
Dihubungi setelah acara pelantikan, Edi Bukhori sebagai sekretaris panitia pelantikan menjelaskan kenapa pelantikan dilakukan secara daring, menurutnya hal itu bertujuan untuk menghindari kerumunan dan juga sebagai bagian dari kampanye melawan covid-19.
“Pelantikan Majelis Daerah dihadiri Majelis Nasional, Majelis Wilayah, dan para undangan. Pengurus dilantik, dilaksanakan secara virtual, hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menghindari kerumunan, dan ikut berpartisifasi dalam kampanye memutus rantai virus covid 19.” kata Edi.
Demi Hamzah yang ditunjuk menjadi Kordinator Presidium KAHMI menyampaikan tanggapannya terkait pelantikan tersebut, menurutnya menjalankan amanat ini bukanlah suatu hal yang mudah, perlu dukungan dan kerjasama dari seluruh elemen HMI agar seluruh program terlaksana dengan baik.
“Biasa aja, hanya tentu kita ini diberi mandat dan amanat, melaksanakan mandat dan amanat bukan hal mudah, tidak bisa sendiri sendiri harus bersama sama semua elemen HMI ikut mensukseskan.” ujar Demi saat dimintai tanggapan.
Sementara itu program yang akan di laksanakan oleh kepengurusan KAHMI periode sekarang masih akan dibahas dalam rakerda nanti, namun menurut Demi program-program yang akan disusun tentu yang bermanfaat bagi ummat, dan fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Program yang akan dilaksanakan tentu yang bermanfaat bagi ummat, terkait konten program atau judul program nanti akan dibahas dalam rakerda, tapi tentu fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.” tutupnya.
(Rizky/tasikraya)

