Melalui Mendongeng, Komunitas Kuluwung Kenalkan Pendidikan Alternatif Berbasis Kebudayaan

  • Bagikan
banner 468x60

Kabupaten Tasikmalaya – Peduli akan Kebudayaan di Daerahnya, Komunitas Kuluwung kunjungi anak-anak usia dini di Raudhatul Athfal (RA) dan Kelompok Bermain (Kober) Annur Mageung di Desa Sirnasari Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya untuk mendongeng, (28/7/2020)

Pendiri Komunitas Kuluwung, Diwan Masnawi mengatakan, tujuannya datang langsung mengunjungi anak-anak di Sekolah adalah untuk mengenalkan dan merawat Kebudayaan melalui Mendongeng.

“Dihadapan anak-anak kita akan mendongeng sebagai upaya kita memberikan Pendidikan alternatif kepada masyarakat untuk mengenalkan dan merawat kebudayaan,” ungkapnya.

Selain itu ia juga mengatakan bahwa melalui Pendidikan alternatif yaitu mendongeng diharapkan para orang tua, guru dan masyarakat termotivasi untuk membiasakan kembali bercerita kepada anak anak.

“Dengan mendongeng dapat disisipkan nilai-nilai kebaikan agar anak merasa tertanam nilai kebaikan sejak dini,” ujarnya.

Salah satu guru sekaligus pengelola sekolah, Hj. Badriah, S.Pd merasa bangga dan mengapresiasi  kedatangan komunitas kuluwung ke Sekolahnya.

“Terimakasih banyak atas kedatangannya, semoga kedepannya bisa datang lagi kesini memberikan dongeng menarik kepada anak-anak,” katanya.

Setelah diawali perkenalan, komunitas ini mulai mendongeng memberikan cerita kepada anak-anak yang didampingi orang tuanya. Dongeng pertama berjudul ulat dan capung yang disampaikan oleh Ica menarik perhatian anak-anak.

Setelah selesai dongeng pertama, Ica melanjutkan dengan dongeng berjudul kura-kura yang sombong dan tidak pandai bersyukur.

Anak-anak tampak makin semangat saat komunitas kuluwung memberikan doorprize setelah selesai dongeng berupa makanan bagi setiap anak yang bisa menyimpulkan dan menjawab pertanyaan yang diberikan.

“Siapa yang mau hadiah? Acungkan tangannya!” ujar Ica
“Saya, saya, saya teh,” sahut anak-anak.

Salah satu anak muda di Kp. Mageung, Adrian Fauzi Rahman, sangat senang dengan kedatangan komunitas kuluwung ke Daerahnya.

“Senang rasanya bisa kedatangan sekaligus menemani mereka mendongeng di hadapan anak-anak,” ungkapnya saat ditanya setelah acara.

Perlu diketahui, kuluwung adalah komunitas baru yang diisi oleh berbagai anak muda yang bergerak dibidang kebudayaan secara luas dengan fokus saat ini pada bidang pendidikan alternatif dan pemberdayaan masyarakat.

“Fokus kita saat ini menggerakan semangat kebudayaan intelektualitas dengan pendidikan alternatif dan pemberdayaan masyarakat melalui ekonomi kreatif,” ujar Diwan saat ditanya setelah memberikan dongeng di Aula Yayasan Annur Mageung.

(Rizky/tasikraya)

  • Bagikan