Kota Tasikmalaya – Walikota Tasikmalaya Drs. H. Budi Budiman mengahadiri dan memberikan arahan kepada pegawai sekecamatan bungursari di aula kantor kecamatan bungursari, Kamis (05/03/2020).
Saat di wawancara, Walikota Budi Budiman berpesan agar kinerja terus di tingkatkan terutama untuk Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) agar nilainya A, dan yang kurang memuaskan agar di perbaiki.
Masih budi, di tahun 2020 ini juga supaya pembanguan ada percepatan, termasuk sinergitas antara program kelurahan dengan OPD terkait supaya tidak ada kegiatan yang sama, dan evaluasi perencanaan sesuai rencana kerja selaras dengan RPJMD karena bungursari dan purbaratu itu termuda supaya selevel dengan kecamatan yang lain.
“Di tahun 2020 ini harus ada percepatan pembangunan seperti perencaaan puskesmas untuk di rehab, pembangunan polsek dan perencanaan 2 pasar rakyat di tahun 2021. Maka kecamatan mangkubumi dan bungursari harus ada kajian supaya tidak mengganggu pasar yang lain agar lengkap muspika di satu wilayah” ucapnya.
Lanjutnya, Tahun 2020 dana APBD 70 milyar akan di sedot untuk dana kelurahan dan harus matang dengan perencaanaan kecamatan.
“Karena tahun 2020 itu dana APBD akan diserap sebanyak 70 Miliar untuk dana kelurahan, makanya harus optimal dan harus matang dengan perencanaan kecamatan, karena 1 tingkat kecamatan sekitar 9,6 milyar maka harus tegak lurus dan fokus untuk pemerataan pembangunan” ujarnya.
Ditempat yang sama camat Bungursari mengatakan bahwa yang disampaikan walikota menjadi catatan khusus dan untuk ditindak lanjuti mulai dari perencanaan evaluasi juga monev.
“Intinya harus dioptimalkan dan untuk dana kelurahan sesuai dengan arahan walikota perencanaan keterlibatan masyarakat dengan pokmas untuk daya saing dan pemerataan pembangunan maka semua yang kurang dari bungursari harus kami perbaiki dan akan kami tingkatkan untuk sakip juga” pungkasnya.
(Susan/tasikraya)

