Turun Aksi Teatrikal Saat Puasa, PDT Kecam WaliKota Tasik Mengenai Kurangnya Transparansi Anggaran Gugus Tugas Covid-19

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Tasikmalaya – Paguyuban Dinas Terkait (PDT) lagi-lagi melakukan aksi demonstrasi Lewat Teatrikalnya. Aksi teatrikal kali ini dilakukan di depan gedung balai Kota Tasikmalaya, Kamis (14/5/2020).

Aksi tersebut bermula dari PDT mengiginginkan adanya transparansi anggaran gugus tugas terkait Penangan Wabah Covid-19 atau Corona kepada seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya.

Saeful Malik, selaku Kepala Paguyuban Dinas Terkait mengatakan “Anggaran itu dari masyarakat, maka masyarakat wajib harus tau dan Pemerintah Kota Tasikmalaya wajib memberitahukan anggaran tersebut.” Ucapnya

Ia juga menambahkan, kalau Kota Tasikmalaya mau menjadi Pemerintahan yang baik. Maka, harus menerapkan asas keterbukaan yang salah satunya dengan keterbukaan masalah anggaran gugus tugas dalam penanganan Covid-19.

Saiful malik yang biasa disebut Apung juga menambahkan, “Kita juga harus mengawasi anggaran yang begitu besarnya dikemanakan dan di pakai buat apa saja? Contoh sumbangan dari luar berapa totalnya. Penutupan jalan dimana-mana, dan yang kemarin saja ramai-ramai tentang Sarung. Apakah ada korelasinya dalam Penangan wabah ini atau bagaimana,” Ujarnya.

Apung juga menjelaskan, bahwa alasannya untuk kembali turun kejalan pun kian bertanya-tanya dengan Kinerja Pemerintah saat ini, Apakah Walikota Serius menangani wabah ini.

“Yang dia lihat sampai detik ini Walikota mencari kesempatan dalam kesempitan dengan kondisi saat ini yaitu Proyek Sorangan Budi Budiman (PSBB),” tegas Apung.

Saeful Malik menegaskan bahwa Walikota sekarang itu anti kritik, “coba lihat Gedung Bale Kota Tasikmalaya yang dikawal ketat sampai pintu Gerbangnya juga di kunci dengan rapat, nah ini kan bukti bahwa dia itu Anti Kritik (Buta Mata dan Tuli Telinga)”. Pungkas Kepala PDT Saeful Malik

(Rizky/tasikraya)

  • Bagikan