PKH Cipedes Launching Gerakan Peduli Lingkungan Sekaligus Pemberdayaan KPM

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Tasikmalaya- Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Cipedes melaunching Gerakan Peduli Lingkungan yang sekaligus juga sebagai program pemberdayaan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Launching dilaksanakan di Aula Kecamatan Cipedes, Senin (18/10/2021).

Gerakan Peduli Lingkungan muncul karena kekhawatiran pendamping PKH terhadap pencemaran lingkungan yang semakin masif, jika terus dibiarkan maka alam akan semakin rusak dan mengancam keberlangsungan hidup manusia.

Menurut Koordinator PKH Kecamatan Cipedes, Kiki Zakiyatusyahidah, gerakan ini adalah sebuah upaya untuk mengurangi pencemaran lingkungan dengan mengelola sampah atau limbah rumah tangga dari para KPM PKH. Tahap pertama yang dilakukan adalah dengan mengelola minyak jelantah, sehingga minyak jelantah tidak dibuang oleh KPM yang nantinya bisa mencemari lingkungan.

Menurutnya, selain tentang kepedulian lingkungan, pengelolaan minyak jelantah juga mempunyai nilai ekonomis, karena nantinya minyak jelantah ini bisa dijual untuk dijadikan bahan biodiesel.

“Kami merasa perlu ada langkah nyata untuk menyelematkan lingkungan kita, dengan pengelolaan limbah rumah tangga minyak jelantah mudah-mudahan bisa mengurangi pencemaran lingkungan, dan memberi manfaat secara ekonomi juga bagi para KPM PKH dampingan kami” ujar Kiki di sela-sela kegiatannya.

Gerakan Peduli Lingkungan dari PKH Cipedes diapresiasi oleh berbagai pihak, mulai dari Dinas Sosial, DPRD Kota Tasikmalaya, dan pihak Kecamatan Cipedes yang hadir dalam acara tersebut.

Dodi Ferdiana, anggota DPRD Kota Tasikmalaya yang juga salah satu pimpinan Pansus Pengelolaan Limbah Domestik, berharap pemanfaatan minyak jelantah bisa berjalan secara berkelanjutan, dan bisa diperluas ke seluruh wilayah dampingan PKH se-Kota Tasikmalaya.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena sejalan dengan apa yang sedang kami perjuangkan di DPRD yaitu mengurangi pencemaran lingkungan, semoga gerakan dari Kecamatan Cipedes ini bisa dikembangkan ke wilayah-wilayah lainnya” ujar Dodi.

Di tempat yang sama, Nana, Kabid Linjamsos Dinas Sosial Kota Tasikmalaya menyatakan dukungannya terhadap para pendamping dan KPM PKH dalam upaya mengurangi pencemaran lingkungan melalui pengelolaan limbah minyak jelantah.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Korcam Cipedes dan para pendamping, karena telah menyelenggarakan kegiatan ini, jadi setelah mengikuti sosialisasi ini para ibu-ibu KPM PKH jangan lagi membuang minyak jelantah, tapi menyimpannya untuk kemudian dikumpulkan dan diolah” kata Nana.

 

(tasikraya.com)

  • Bagikan