Peringati Hari Pahlawan, HMI Cabang Tasikmalaya dan Dinas LH Tanam 77 Pohon

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Tasikmalaya- Peringatan Hari Pahlawan dilakukan secara berbeda oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tasikmalaya dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya, mereka bekerjasama mengadakan gerakan Penanaman 77 Pohon di Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Selain bekerja sama dengan DLH Kota Tasikmalaya, HMI Cabang Tasikmalaya juga bekerja sama dengan masyarakat Tani Setiawargi, Danramil Cibereum, dan MUI Kecamatan Tamansari.

Dian Fahrurozi Kabid Lingkungan Hidup HMI Cabang Tasikmalaya mengatakan penanaman pohon oleh HMI Cabang Tasikmalaya merupakan bagian dari peringatan Hari Pahlawan karena dengan menjaga alam sama dengan menjaga kehidupan manusia.

“Alam menjadi sumber pemenuhan segala kebutuhan hidup manusia yaitu penyedia udara, air makanan, obat-obatan, estetika, dan lainya.”Ucapnya kepada tasikraya, Kamis (10/11/2022).

Saat ini, kata Dian, kerusakan alam berarti sama dengan kerusakan daya dukung kehidupan manusia. Adapun, menurutnya permasalahan lingkungan hidup menjadi PR bersama semua pihak, termasuk mahasiswa.

“Polusi udara air dan tanah memerlukan jutaan tahun agar dapat normal kembali karena sudah banyak sektor indusri dan asap kendaraan bermotor adalah sumber pencemaran utama. Logam berat, nitrat dan plastik beracun harus bertanggung jawab atas berbagai pencemaran yang ada.”Ungkap dia.

Polusi yang semakin tinggi bahkan diperparah dengan penggundulan hutan yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan. Padahal hutan berperan menyerap racun karbondioksida dari hasil pencemaran yang kemudian mengubahnya menjadi oksigen.

“Kami Himpunan Mahasiswa Islam bersama masyarakat Kelurahan Setiawargi, Camat Tamansari, Danramil Cibereum dan juga Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya menyelenggarakan gerakan 77 penanaman pohon. Kegiatan tersebut kami selenggarakan di hari yang bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional. kami berharap di momentum hari pahlawan nasional banyak orang yang menjadi pahlawan nasional yang bisa bersama-sama untuk menyelematkan dan menjaga lingkungan yang kita cintai.”Tegasnya.

Sementara itu, Jajang Suryono, M.Pd Sekdis Dinas LH Kota Tasikmalaya mengatakan gerakan penanaman pohon ini adalah upaya untuk mencegah adanya longsor.

Menurutnya, bukit Setiawargi lokasinya sudah gundul dan daya serap airnya kurang, sehingga ketika musim kemarau lokasi ini sangat susah air.

Dengan begitu, ucap Jajang, gerakan penanaman pohon sebagai upaya menjaga kebersihan udara di era polusi udara yang sudah kotor. Karena semakin banyak kendaraan yang menghasilkan racun karbon dioksida.

Kendati, untuk menjawab tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan air yang semakin berat dari waktu ke waktu.

“Kita sering mengalami kekeringan di musim kemarau dan kebanjiran di musim hujan. Pemerintah Daerah dan masyarakat harus bersinergi untuk menyelamatkan air.”Pungkasnya.

 

(Rizky/tasikraya)

 

 

 

 

 

 

banner
  • Bagikan