Partai Ummat Berpeluang Mendulang Suara di Tasikmalaya

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Tasikmalaya- Partai Ummat telah resmi dideklarasikan pada tanggal 29 Bulan April kemarin,  yang bertepatan dengan tanggal 17 Ramadhan 1422 H.

Tokoh sekaligus aktivis reformasi 98, Amien Rais, menjadi deklarator sekaligus pendiri Partai Ummat, partai politik baru yang menurutnya mempunyai misi untuk menjalankan dua perintah Alloh swt., yaitu memerintahkan tegaknya kebajikan dan memberantas keburukan.

Bagaimana peluang Partai Ummat di Tasikmalaya, pengamat politik muda Tasikmalaya Endri Herlambang, S.IP M.Pd memandang Partai Ummat cukup berpeluang di wilayah Jawa Barat khususnya Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, karena ada basis pemilih yang masih mencari pelabuhan partai yang cocok dengan ideologi dan aspirasinya, terutama masyarakat yang hari ini kontra akan pemerintahan Jokowi.

Salah satu basis itu adalah dari kelompok 212, setelah bergabungnya Prabowo dan Partai Gerindra ke koalisi pemerintah,  maka kelompok 212 yang jumlahnya cukup besar ini hanya punya PKS sebagai saluran politik, maka Partai Ummat bisa menjadi rumah baru untuk kelompok 212 menyalurkan aspirasi politiknya.

“Dari segi peluang, salah satunya Partai Ummat ini punya dasar pemikiran yang sejalan dengan massa atau alumni 212, di mana massa tersebut tidak terorganisir secara politis” ujar Endri menjelaskan peluang calon pemilih Partai Ummat, Selasa (11/5/2021).

Namun tantangan juga akan dihadapi oleh Partai Ummat, di antaranya adalah cost politik yang cukup besar dalam membesarkan partai, Endri melihat sampai saat ini Partai Ummat belum kelihatan mempunyai pemodal untuk membantu membesarkan partai.

Selain itu, Partai Ummat juga memiliki tantangan dari aspek legalitas yang kemungkinan tidak akan dengan mudah bisa didapatkan, tidak menutup kemungkinan Partai Ummat akan kesulitan mendapatkan legalitas dikarenakan posisi dirinya sebagai oposisi pemerintahan.

“Peluang Partai Ummat ini berbanding lurus dengan tantangan yang dihadapi, tantangannya karena cenderung kontra dengan pemerintah kendalanya adalah dari sisi legalitas akan cukup sulit didapatkan, dan itu juga saya lihat diakui sendiri oleh pak Amin” kata Endri.

“Apalagi kali ini hampir seluruh partai menjadi koalisi pemerintah, ini akan berat bagi partai baru dengan corak yang bertentangan dengan koalisi yang gemuk ini” tutup Endri.

(tasikraya.com)

  • Bagikan