Musda KNPI Kota Tasikmalaya Akan Dilaksanakan 22-23 Juli, Jika…

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Tasikmalaya- Misteri pelaksanaan Musda VI KNPI Kota Tasikmalaya yang dibatalkan secara mendadak sudah menemui titik terang, Musda akan dilaksanakan pada tanggal 22 atau 23 juli 2021 setelah selesai PPKM Darurat atau jika PPKM tidak diperanjang, menurut keterangan Abdullah Ahyani selaku ketua SC Musda.

“Insya allah akan digelar setelah selesai PPKM Darurat, sekitar tanggal 22 atau 23 Juli, kita sudah rumuskan terkait konsep pelaksanaan kegiatannya di bagi ke dalam 2 segmen.” ujar Dadul, sapaan akrabnya kepada tasikraya.com, Minggu (4/7/2021).

Pelaksanaan Musda akan disiasati supaya sesuai dengan protokol kesehatan,  diantaranya dengan sistem hybrid, yaitu sebagian dilaksanakan daring (dalam jaringan) dan sebagian lagi luring (luar jaringan).

“Pembukaan dan beberapa sidang Pleno (penyampaian LPJ dan Visi Misi Calon) akan dilaksanakan secara Virtual (Zoom Meeting). Sedangkan untuk pemilihan dilakukan dengan cara Voter A Way (datang memilih pulang).” jelas Dadul.

Dadul juga menjelaskan terkait anggapan dari sebagian pihak tentang ketidaknetralan panitia, dia membantah hal tersebut, karena menurutnya dalam menjalankan tugas-tugas kepanitiaan selama ini tanpa pengaruh atau tekanan dari siapapun dan pihak manapun.

Termasuk penundaan Musda VI kemarin yang membuat polemik berkepanjangan,  menurutnya Musda ditunda itu semata-mata karena kasus cobid-19 yang terus mengalami kenaikan, dalam kurun waktu 3 hari sejak Jum’at 23-27 Juni grafik angka kenaikan covid di Kota Tasikmalaya meningkat 145.

“Tidak elok dan sepertinya tak bermoral, di tengah-tengah Pusat Pemerintahan melakukan Lock Down seperti Pemkot dan DPRD ditutup, kami pemuda malah menyelenggarakan kegiatan yang menghadirkan peserta banyak, kami kira “sungguh terlalu” ditambah pak Plt Walikota sudah terpapar, pak Sekda isolasi sehingga kegiatan dimungkinkan tidak bisa di hadiri oleh pejabat pemerintahan yang membuka kegiatan secara resmi.” ujar Dadul.

Sementara, mengenai kritik dan bully yang terus datang kepada panitia dan DPD, menurutnya hal itu sudah diprediksi dan hal tersebut sudah pasti terjadi.

Ada yang puas dan ada yang tidak puas, menurut Dadul keputusan Musda ditunda sudah hasil koordinasi dengan Ketua DPD KNPI Kota Tasikmalaya, para kandidat, Ketua Dewan Penasahat Drs. H. Deni Romdoni dan Ketua MPI Endang Rusyanto, tanpa menyebutkan koordinasi dengan OKP dan DPK.

“Intinya kami panitia mengambil keputusan Musda VI di tunda tidak sepihak.” Pungkasnya

(rizki/tasikraya)

  • Bagikan