Merasa Dirugikan, Ribuan Driver Ojol Lakukan Demonstrasi

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Tasikmalaya- Sekitar seribu Pengemudi Ojek Online (Ojol) Maxim kembali melakukan demonstrasi ke kantor Maxim Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Para demonstran yang menamakan dirinya Koalisi pengemudi Ojol Maxim Tasikmalaya datang ke Kantor Maxim untuk mempertanyakan kebijakan pihak manajemen, yang menurut mereka merugikan para driver Ojol Maxim di Tasikmalaya.

Eros Rosyid, koordinator aksi demontrasi para driver Ojol ini mengatakan bahwa langkah yang dilakukan ini adalah sebagai bentuk protes.

Karena menurut apa yang dirasakan para ojol, bahwa pihak manajemen merugikan para driver Ojol di Tasikmalaya.

Eros Rosyid mengatakan para demonstran menagih tuntutan yang belum terpenuhi kepada manajemen, sehingga para driver merasa bahwa manajemen sangat merugikan mereka.

Para Driver Ojol di Tasikmalaya pun mengeluarkan pernyataan sikap yang keras kepada manajemen Maxim di Tasikmalaya.

Eros Rosyid menyampaikan bahwa hubungan antara aplikator dengan Driver adalah kemitraan. Tetapi, dalam kenyataannya sangat tidak mencerminkan hubungan yang saling menguntungkan sebagai mitra, baik dalam ketentuan umum, kebijakan maupun pelaksanaannya.

Pertama, pihak aplikator selalu mengambil kebijakan sepihak tentang apapun tanpa pernah melakukan kesepakatan dengan driver sebagai mitra kerjanya. Kedua, kewajiban menyediakan Order adalah merupakan Kewajiban Aplikator sebagai konsekuensi adanya hubungan kemitraan antara aplikator dan driver.

Selanjutnya, ketiga pihak aplikator selalu berupaya menutupi ketidakmampuan melaksanakan kewajibannya untuk memaksimalkan order dengan mencari-cari kesalahan driver.

Kemudian, hal-hal yang dianggap kesalahan driver oleh aplikator adalah merupakan reaksi ketidakmampuan aplikator dalam aplikasi mekanisme pelaksanaan order.

“Kami menuntut segera tutup pendaftaran driver maxim khusus di Kota Tasikmalaya adalah harga mati. Lalu, laksanakan kewajiban aplikator untuk memaksimalkan order. Selanjutnya, hentikan segala upaya mengkambing hitamkan driver atas ketidakmampuan aplikator dalam memaksimalkan order.”Ujar Eros Rosyid kepada tasikraya saat dihubungi, Senin (4/9/2023).

 

(Rizky/tasikraya)

 

 

 

 

banner
  • Bagikan