Kota Tasikmalaya- DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya menggelar Pelatihan Kader Pratama (PKP) di Hotel Mangkubumi, pelatihan ini ditujukan bagi para Pengurus Anak Cabang (PAC) dan Ranting. Diketahui, sekitar 100 kader Partai PDI-P ikut dalam pelatihan ini.
Dengan menyelenggarakan PKP, PDI-P berharap bisa membangun kesadaran kolektif mengenai ideologi organisasi dan peningkatan SDM. Lalu, kedepan PDI Perjuangan bisa konsisten menjadi partai berwajah kerakyatan di Kota Tasikmalaya.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya, H Muslim S.Sos dalam sambutanya mengatakan, “Saya menginginkan kader bisa berdisiplin karena Partai PDI-P jadi pelopor walaupun Pemilu 2019 kita menurun dari 2014, ini jadi tantangan di Kota Tasikmalaya agar harus menjadi evaluasi dan dipersiapkan untuk 2024.”Ucapnya, Jum’at (28/01/2022) di Aula Hotel Mangkubumi Kota Tasikmalaya.
Kata dia, melalui kaderisasi tentunya mesin partai bisa menjawab dengan perlunya menciptakan kader pemimpin yang menjadi wajah partai agar tidak berorientasi kekuasaan.
“Pemilu 2024, Pileg, Pilpres dan Pilkada serentak akan dilaksanakan dan ini merupakan persiapan dimulai sekarang.”Tutur Dia.
Berbeda halnya, Sekretaris Jendral PDI Perjuangan Jawa Barat, Ketut Sustiawan, ia menyampaikan PKP sekarang sangat penting karena merupakan amanat partai yang paling dasar, kegiatan tersebut adalah untuk membentuk mantap ideologi, mantap organisasi, mantap kader.
“Mantap ideologi, harus dipahami bersama bahwa ideologinya pancasila dan harus diimplementasikan dengan baik, tidak ada perbedaan lagi soal ideologi, anggaran dasar hasil kongres ke lima bahwa partai berazaskan Pancasila.”Ujarnya.
Sementara itu, Partai PDI Perjuangan harus menjadi obor dan bintang penerang hadir di tengah masyarakat memberikan solusi untuk masyarakat.
“Partai pelopor jangan hanya jadi jargon saja, harus dilaksanakan dengan baik mampu menambah semangat Kaum Marhaen, yang artinya mampu menurunkan Angka kemiskinan di Kota Tasikmalaya.”Pungkasnya.
(Rizky/tasikraya)

