Lingkar Milenial Tasik Siap Kolaborasi Dengan OJK

  • Bagikan
banner 468x60

Tasikmalaya — Maraknya praktik pinjaman online (pinjol) ilegal yang meresahkan masyarakat, khususnya kalangan muda, mendorong Lingkar Milenial Tasik (LMT) untuk mengambil langkah konkret. Dalam waktu dekat, LMT akan menjalin kolaborasi strategis dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna meningkatkan literasi keuangan digital serta memberantas penyebaran pinjaman online ilegal di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya. Tawang, 16 Juni 2025.

Ketua Lingkar Milenial Tasik, Faisal, S.H., M.IP., CPM, menegaskan pentingnya keterlibatan aktif komunitas pemuda dalam memberikan edukasi dan advokasi kepada masyarakat. Ia menyampaikan bahwa tingginya jumlah korban pinjol ilegal merupakan cerminan rendahnya pemahaman masyarakat terhadap akses keuangan yang legal dan aman.

“Banyak anak muda yang terjebak karena kurangnya literasi keuangan digital. Kita ingin hadir sebagai jembatan antara masyarakat dan lembaga resmi seperti OJK,” ujar Faisal.

Kolaborasi ini rencananya akan diwujudkan melalui berbagai kegiatan edukatif, seperti seminar literasi keuangan, pelatihan identifikasi pinjol ilegal, pendampingan hukum bagi korban, hingga kampanye digital yang menyasar generasi muda melalui media sosial.

LMT dan OJK Tasikmalaya saat berdiskusi dikantor OJK Tasikmalaya

Pihak OJK menyambut baik inisiatif dari LMT ini, dan menyatakan kesiapan untuk bersinergi dalam upaya perlindungan konsumen serta peningkatan literasi keuangan di kalangan milenial.

Pihak OJK yang diwakili oleh Putu Arya Wirasetiyanta, dari Divisi Perlindungan Konsumen OJK Tasikmalaya, menyambut positif langkah yang diambil LMT dan menekankan pentingnya pendekatan partisipatif dalam menyebarkan pemahaman keuangan kepada masyarakat.

“Kolaborasi seperti ini penting untuk memperluas jangkauan edukasi keuangan secara langsung ke masyarakat, terutama anak muda yang rentan dijadikan target,” ujar Putu Arya.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh gerakan kolaboratif antara anak muda dan otoritas negara dalam membangun ekosistem keuangan digital yang sehat dan berkeadilan.

  • Bagikan