Jelang Pelantikan, KNPI Kota Tasikmalaya Gelar Rapat Persiapan

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Tasikmalaya- Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tasikmalaya mengggelar rapat persiapan untuk kegiatan Pelantikan dan Rapat Kerja (Raker) DPD KNPI Kota Tasikmalaya, Jumat (12/11/2021).

Tete Shihabudin selaku Ketua OC DPD KNPI Kota Tasikmalaya menjelaskan saat diwawancarai media, ia mengatakan, “Kita upayakan pelantikan DPD KNPI Kota Tasikmalaya dilaksanakan di bulan November ini, secara khidmat dan meriah sehingga bisa menjadi semangat awal bagi kepengurusan yang baru.”Beber Kang Tete.

Menurut Tete, rencana waktu pelaksanaan Pelantikan DPD KNPI Kota Tasikmalaya adalah pada tanggal 30 November 2021, acara tersebut dipersiapkan dengan matang karena berkaitan dengan Rapat Kerja Daerah.

“Makanya substansi yang akan dibangun adalah pembahasan pada saat Rakerda, sehingga bisa menjadi dasar dalam menjalankan roda organisasi DPD KNPI Kota Tasikmalaya.”Sambung Tete.

Adapun, Ketua SC DPD KNPI Kota Tasikmalaya Fajar Purnama Sidiq menambahkan terkait dengan materi Rapat Kerja itu ada pokok-pokok pikiran organisasi.

“Pokok pikiran organisasi ada rekomendasi eksternal, yakni bagaimana KNPI merekomendasikan segala sesuatu hal kepada eksternal (Pemerintah-red), kemudian pokok pikiran per bidang misal dari bidang OKK, bidang kesehatan, bidang lingkungan, dan bidang-bidang yang lain nanti akan dibahas di rapat kerja.”Katanya.

Kedepannya, program unggulan KNPI akan dibahas melalui rapat pleno yang mana sejauh ini melihat potensi daerah akan merencanakan kegiatan di program bidang politik, hukum, dan ham akan membuat semacam LBH.

“Dimana LBH itu akan mengadvokasi masyarakat yang membutuhkan seperti berhadapan dengan hukum atau apapun, kemudian program unggulan selanjutnya di bidang UMKM dimana pasca pandemi UMKM ini hampir lumpuh total yang mana KNPI hadir dan bisa menjadi inkubator agar bisa membangkitkan kembali UMKM-UMKM terutama pengusaha muda.”Paparnya.

Fajar melanjutkan, kegiatan KNPI ini arah kebijakannya yang harus di Break down adalah tentang perda kepemudaan itu sendiri, dan untuk hal-hal selanjutnya akan dibahas melalui pleno.

 

(Rizky/tasikraya)

  • Bagikan