Dorong Remaja dan Pemuda Terus Produktif, KRB Gelar Seminar Pemuda Sehat dan Produktif

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Tasikmalaya- Komunitas Rencana Berkeluarga (KRB) bekerja sama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Jaringan Tenaga Rakyat (PJTR) melaksanakan kegiatan Seminar Kepemudaan aula Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya, Kamis (14/7/2022).

Peserta seminar dengan tema, “Menjadi Pemuda Sehat & Pemuda Produktif Pasca Pandemi Covid-19”, terdiri dari para pemuda dan remaja dari berbagai elemen atau berbagai komunitas muda-mudi.

Ketua Komunitas Rencanakan Berkeluarga (KRB) Widiawati mengatakan kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda.

“Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap para remaja pemuda untuk tetap produktif serta kreatif & inovatif. supaya menjadi generasi muda yang berkualitas dalam menyongsong masa depan bangsa di pasca pandemi covid-19.”Ucap Widiawati kepada wartawan, Kamis (14/7/2022).

Kemudian, Widia menjelaskan dalam hal ini harus tetap menjaga Kesehatan. Karena, kesehatan adalah paling utama dengan hidup sehat dan produktif. Sehingga remaja pemuda akan memaksimalkan waktunya untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat.

“Ini sebagai bekal para peserta selain untuk hidup sehat & produktif juga para remaja pemuda bisa merencakan berkeluarga supaya disaat nanti bisa menjadi keluarga yang berkualitas. dengan keluarga yang berkualitas maka akan lahirlah anak-anak yang berkualitas dengan sendirinya dengan banyaknya anak-anak yang berkualitas akan terciptalah dengan sendirinya generasi yang berkualitas.”Jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian dan Penyakit (P2P) Dinkes Kota Tasikmalaya, Dr Asep Hendra H menuturkan, “Kami dinkes sangat berterima kasih, senang sekali ada komunitas masyarakat bisa mengumpulkan para pemuda pemudi.”Ujarnya saat ditemui disela kegiatan.

Asep menceritakan bahwa covid-19 sekarang masih ada, Kota Tasikmalaya ada 40 kasus dan 6 orang masih di rawat Rumah Sakit.

“Kita masih berada dalam pandemi, dari komunitas ini kepemudaan bisa berkontribusi dari peran pemuda pemudi. Bagaimana kita bisa pencegahan meningkatnya penyakit menular HIV/AIDS.”Terangnya.

Kabid P2P mengharapkan HIV/AIDS di Kota Tasikmalaya menginginkan banyak ditemukan sebanyak-banyaknya orang terkena HIV/AIDS. Agar tau statusnya dan dia bagiamana caranya agar tidak menularkan kepada orang lain.

Kendati demikian, Dr Asep Hendra menyampaikan bagi yang terkena HIV/AIDS tidak bisa di bedakan mana yang terkena dan mana yang tidak terkena.

 

(Rizky/tasikraya)

  • Bagikan