Kota Tasikmalaya- Warga Gunung Nangka RW 01 Kelurahan Cipawitra Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya, melakukan aksi longmarch sebagai bentuk penolakan terhadap alih fungsi lahan sawah yang diduga akan menjadi jalan penghubung ke lokasi Galian C.
“Aksi longmarch menuju lokasi adanya alat berat dalam rangka menolak aktifitas alih fungsi lahan yang diduga akan menjadi jalan masuknya alat berat yang lain ke wilayah lingkungan RW 01.” ujar Muhammad Rizky Yanuardy perwakilan warga.
Dugaan kuat itu muncul tatkala adanya aktifitas alat berat yang mencoba membuka jalur dengan merubah fungsi lahan hijau berupa sawah menjadi jalan yang nantinya akan di jadikan keluar masuknya kendaraan dan alat berat, yang kemudian menjadikan aktifitas pertambangan di wilayah gunung yang berada di sekitaran masyarakat RW 01.
“Kami masyarakat Gunung Nangka RW 01 Kelurahan Cipawitra Kecamatan mangkubumi sejak awal menolak rencana dan aktifitas Galian C oleh siapapun.” tambah Rizky.
Berdasarkan informasi dari warga, mereka menolak adanya aktifitas apapun berkaitan dengan galian c, dan mereka telah mendatangi pemerintah di tingkat kelurahan untuk menyampaikan penolakan tersebut.
Penolakan warga terhadap galian C itu karena ada ancaman kelestarian, dampak besar bagi keseimbangan ekosistem, dan akan menyumbangkan kerusakan lingkungan.
“Permintaan kami sederhana, yakni mari kita rawat dan jaga alam kita dari upaya upaya aktifitas yang akan mengancam keseimbangan ekosistem lingkungan.” kata Rizky.
Aksi seperti ini direncanakan akan terus berlangsung selama aktifitas yang mengancam keseimbangan lingkungan di daerah tetap ada.
(tasikraya.com)

