Kabupaten Tasikmalaya – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya sudah menganggarkan anggaran yang cukup besar untuk kegiatan pada idul fitri tahun ini.
Anggaran yang dipersiapkan oleh pemkab Tasikmalaya untuk kegiatan idul fitiri dari tahun ke tahun terus meninggkat. Dan hal ini bisa dilihat dari tahun anggaran 2019 sampai 2020 yang disediakan untuk kegiatan idul fitri.
Menurut Ilham Syawaludin Direktur Pusat Studi Transparansi Kebijakan dan Advokasi Anggaran (Pustaka) pada APBD 2019 pemkab Tasikmalaya menganggarkan 1,7 M sedangkan ditahun 2020 terjadi kenaikan besaran anggaran untuk kegiatan idul fitri yang totalnya mencapai 3,9 M. Saat diwawancarai wartawan tasikraya, Kamis (30/04/2020).
“Hal ini perlu ditinjau kembali oleh pemerintah kabupaten Tasikmalaya mengingat besaran anggaran tersebut selain dianggap pemborosan anggaran juga kurang efektif, apalagi kita sedang menghadapi masa sulit seperti ini. Alangkah bijaknya pemerintah kabupaten Tasikmalaya untuk merealokasi anggaran idul fitri untuk penanganan covid-19 dan diprioritaskan kepada kebutuhan masyarakat” kata ilham.
Ilham mengatakan apapun alasannya besaran anggaran tersebut tidak masuk akal, sebab melihat pengunaan anggaran sebesar 3,9 M tersebut hanya sebatas memberikan bingkisan berupa sarung dan digunakan untuk oprasional para pelaksana kegiatan.
“Idul fitri ini kan dilaksanakan hanya satu hari, berarti Pemda Tasikmalaya dalam waktu satu hari menghabiskan 3,9 M. bukankah ini pemborosan? Selain itu anggaran untuk kegitan tersebut tidak sama sekali menjawab kebutuhan masyarakat apalagi berpengaruh kepada target pencapaian pembangunan daerah” pungkas ilham.
(fsl/tasikraya)

