Seniman Tasik, Ikhwan Noerjaman Menyayangkan Pernyataan Ridwan Saidi

  • Bagikan
banner 468x60

Kabupaten Tasikmalaya – Ramai menjadi perbincangan pernyataan Ridwan Saidi, seorang budayawan Betawi yang mendapat reaksi geram dari masyarakat ciamis. Bahkan pria yang akrab di sapa babeh itu mendapatkan reaksi kekecewaan dari masyarakat sunda.

Pernyataan Ridwan Saidi yang membuat geram itu ada pada salah satu kanal youtube, Ridwan saidi mengatakan bahwa tidak ada indikator ekonomi di Ciamis sehingga disimpulkan olehnya tidak ada kerajaan Galuh.

Setelah Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengancam akan melaporkan Budayawan Betawi itu ke polisi, kini giliran Ikhwan Noerjaman salah satu seniman asal Tasikmalaya mulai angkat bicara.

Ikhwan Noerjaman menyayangkan apa yang dikatan Ridwan Saidi mengenai Ciamis dan kerajaan Galuh.

Seniman yang akrab disapa Ikhwan ini mengatakan, pernyataan Beh Ridwan Saidi sangat melukai hati masyarakat sunda. Ia mengatakan seolah-olah apa yang sudah menjadi kebanggan masyarakat priangan mengenai keagungan sejarah kerajaan di tanah sunda itu tidak ada, dan itu pernyataan bahaya.

“Pernyataan itu bahaya, Ia mengatakan Kerajaan galuh itu tidak ada padahal itu sudah menjadi kebanggan sejarah bagi masyarakat Priangan” kata ikhwan.

Ikhwan juga berharap para pakar dan arkeolog dari Universitas Padjajaran dan para budayawan lain tidak tinggal diam mengenai ini.

“Saya harap para pakar dan arkeolog dari Unpad dan budayawan lain tidak tinggal di mengenai ini, karna permasalahan ini bisa menyesatkan mengenai sejarah Kabupaten Ciamis dan Kerajaan Galuh” tambah ikhwan.

(Fsl/tasikraya)

  • Bagikan