12 Hari Hilang Mayat Perempuan di Temukan Sumur Tua Sempat Terkendala Ular Kobra

  • Bagikan
banner 468x60

Tasikmalaya, tasikraya.com
Berjalan dramatis, saat evakuasi jenazah seorang perempuan yang ditemukan meninggal dunia di dalam sumur tua perkebunan warga Kampung Cilolohan, Desa Cilolohan, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Tim gabungan terpaksa menghentikan sementara proses pengangkatan jasad akibat keberadaan seekor ular kobra berukuran besar di dasar sumur.

Korban teridentifikasi bernama AA (45), warga setempat yang sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak 12 hari lalu.

Kapolsek Tanjungjaya, Ipda Hendi Herdiansyah mengonfirmasi penemuan tersebut. Ia mengatakan bahwa laporan awal diterima dari warga yang mencium bau tidak sedap di sekitar area Perkebunan.

Saat diperiksa, sumber bau berasal dari dalam sumur berkedalaman sekitar 11 hingga 12 meter.

“Kami langsung berkoordinasi dengan Pos SAR Tasikmalaya, Tagana, BPBD, TNI, Damkar, dan instansi terkait untuk melakukan tindakan evakuasi di lokasi.”Ucap Hendi, Rabu (12/8/2026).

Tetapi, upaya menurunkan personel ke dalam sumur menghadapi ancaman keselamatan yang serius. Petugas menemukan seekor ular kobra berbisa yang bersarang tepat di sekitar jenazah korban.

“Tim sempat mencoba turun tetapi ada ular kobra besar yang sangat berbahaya. Prioritas kami adalah keselamatan petugas, sehingga kami harus mencari skenario evakuasi yang paling aman.”Ujar Hendi.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga dan warga sekitar, korban diketahui memiliki riwayat gangguan psikis sebelum akhirnya menghilang dari Rumah.

Kendati demikian, kepolisian menegaskan fokus utama saat ini adalah mengeluarkan jasad dari dasar sumur sebelum melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kematian korban.

Sementara itu, Kepala Pos SAR Tasikmalaya, Bagus menyebutkan strategi penanganan diubah dengan memprioritaskan evakuasi atau penanganan terhadap ular berbisa terlebih dahulu.

“Hingga siang ini jenazah belum bisa diangkat. Kami harus mensterilkan dulu ular berbisanya karena kedalaman sumur mencapai 12 meter dan ruang geraknya sangat terbatas. Begitu area dasar sumur dipastikan aman, jenazah baru akan kami evakuasi.”Pungkas Bagus.

Akhirnya, Tim SAR gabungan bersama petugas Pemadam Kebakaran berhasil mengangkat korban dari dalam sumur setelah berjibaku lebih dari dua jam.

  • Bagikan