Kota Tasikmalaya, tasikraya.com– Komisariat HMI Institut Agama Islam Tasikmalaya melaksanakan Rapat Anggota Komisariat (RAK) Musyawarah Kohati Komisariat (Muskohkom) ke-XLIV dan XXX di Gedung KAHMI Kota Tasikmalaya.
RAK MUSKOHKOM IAIT kali ini bertemakan
Rekontruksi regenerasi kepemimpinan dan Reaktualisasi. Demi menumbuhkan khittah HMI.
“Mudah-mudahan di RAK bisa mencetak kader yang lebih baik lagi. Kader yang sebagai pencipta, pengabdi, yang bernafaskan islam sesuai dari tujuan HMI.”Ungkap Leisa Dera, Alumni HMI Komisariat IAIT.
Menurutnya, di RAK memang berkontestasi dengan teman-teman untuk siapa yang jadi Ketuanya, Sekretaris, dan Bendahara.
“Disini kita juga, bertukar ide dan pikiran. Semoga adik-adik bisa melanjutkan kaderisasi dengan baik dan mereka bisa sungguh-sungguh.”Sambungnya.
Sementara, Cep Hilmi Muhammad Abdul Rouf, Ketua Cabang HMI Tasikmalaya mengatakan hal ini merupakan rangkaian yang semestinya dilakukan di setiap Komisariat.
“Dalam periodisasi kepemimpinan suatu kepengurusan atau satu periode itu diakhiri dengan rapat anggota komisariat.”Ujar Cep Hilmi, di dampingi Imam Naufal Atawi Ketua HMI Komisariat IAIT, Senin (15/7/2024).
Cep Hilmi melanjutkan, semestinya dilakukan di setiap Komisariat untuk meregenerasi kepengurusan yang nanti melahirkan bibit-bibit kepemimpinan.
“Setelah RAK ini akan berjenjang ada yang melanjutkan di kepengurusan cabang atau kepengurusan di Komisariat.”Tutur dia.
Dengan begitu, Cep Hilmi berharap mengisi kepengurusan. Selanjutnya bisa lebih mudah, karena yang masuk di organisasi ini merupakan Mahasiswa di Kampus.
“Kedepan ketika sudah selesai di Komisariat kemudian masuk kepengurusan cabang itu masih menjadi Mahasiswa.”Jelasnya.
Kendati demikian, pihaknya tidak bentrok dengan kegiatan personal maupun keluarga.
Kendai demikian, Hilmi berpesan kepada kepengurusan yang melanjutkan supaya bisa lebih intens, lebih fokus, dan bertanggung jawab di Komisariat. (*)

