Tudingan KPU Tidak Transparan Menguat, Ratusan Relawan Wani Kembali Geruduk KPU

  • Bagikan
banner 468x60

Kabupaten Tasikmalaya-
Ratusan aksi masa pendukung Paslon WANI kembali datang ke Kantor KPU di Jalan raya Badak Paeh-Singaparna, mereka menuntut kejelasan tuntutan dan pelanggaran yang dilakukan oleh Petahana.

Petahana dianggap banyak kecurangan dan pelanggaran yang banyak memanfaatkan Birokasi dari mulai ASN, Camat, Kepala Desa dan yang lainnya untuk di giring ke pasangan 02. KPU pun di anggap tidak transparan dalam penghitungan suara banyak data di monopoli untuk memenangkan calon Bupati 02 pasangan Petahana.

Pada kesempatan aksi itu, masing masing Ketua ORMAS, LSM, Ketua Relawan Pasangan no 04 menyampaikan aksinya mereka menuntut kejelasan terkait tanggapan aksi pada tangggal 10 Desember 2020 yang belum ada tanggapan sampai saat ini.

Kemudian, dari pihak KPU kembali memanggil 10 perwakilan orang kepada pihak Relawan WANI untuk kembali beraudensi.

Iim Imanuloh Sekjen GAZA sekaligus selaku korlap pada aksi kali ini banyak pengarahan kepada ASN terutama Camat supaya bisa memilih pasangan 02, tidak hanya itu kepala Desa pun sama hampir 100% di arahkan, Senin (14/12/2020)

“Dengan cara mengarahkan penerima bantuan PKH, BPNT dan Program Sosial lainnya termasuk Program Rt Siaga tak luput di manfaatkan untuk memenangkan Pasangan no 02”. ujar Iim.

Sementara itu, Andri selaku Kaum Aktivis Muda dalam orasinya mengatakan, “Dibelakang kita masih banyak generasi bahwa diberhentikan nya quick count versi nya KPU karena alesan covid. Akan tetapi, tapi ratusan orang, ratusan ribu rakyat di Kabupaten Tasikmalaya berjubel bertaruh nyawa demi suara 5 tahun kedepan.”tegasnya

Lanjutnya, Andri ia mepaparkan bahwa Ratusaan ribu rakyat kabupaten Tasikmalaya telah bertarung melawan virus corona.

“Orang disini menjadi saksi rakyat kabupaten Tasikmalaya dengan beralasan covid kok malah di bubarkan.” jelasnya.

(Rizky/tasikraya)

  • Bagikan