Tubuh 8 Siswi di Karangnunggal Terekam Kamera yang Dipasang di Ventilasi Kamar Mandi

  • Bagikan
banner 468x60

Kabupaten Tasikmalaya- Delapan gadis remaja asal Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat yang berusia 15-17 tahun menjadi korban aksi pornografi yang dilakukan oleh seorang pemuda.

Aktifitas pribadi para gadis dari mulai mandi, buang air, hingga tidur direkam menggunakan kamera kecil oleh pelaku. Kejadian ini terjadi di rumah kos kawasan Rancamaya, dan sudah dilakukan pelaku sejak beberapa bulan lalu.

Pelaku perekaman tersebut adalah Kendi Al-Absani (22) asal Kampung Rancamaya. Dia nekat memasang kamera kecil yang dipasang di ventilasi kamar mandi dan kamar tidur kosan. Lalu, aktifitas para korban yang masih berstatus Pelajar tersebut saat mandi maupun tidur terekam oleh kamera yang terhubung dengan aplikasi yang dipasang di Handphone pelaku.

“Perlakuan pelaku sejak Februari sampai April 2022. Dia jadi pasang kamera di ventilasi kamar mandi dan kamar. Merekam anak kos yang lagi mandi buang air sampai tidur dikamar.”Ucap IPDA Agus Kasdili, Kanit Reskrim Polsek Karangnunggal di Kantornya, Rabu (11/05/22).

Kejadian perekaman itu pertamakali terbongkar ketika secara tidak sengaja seorang korban melihat benda kecil mencurigakan, korban inisial M tersebut lalu melihat lebih dekat benda yang ada di ventilasi kamar mandinya, korban pun kaget karena benda tersebut ternyata sebuah kamera.

“Jadi, pertama kali diketahui adanya kamera tersebut oleh korban inisial M, pada saat selesai mandi dan memakai handuk, melihat ke ventilasi ada benda berwarna hitam, ternyata sebuah kamera kecil.”Jelas Agus.

Setelah mengetahui ada kamera di kamar mandi, korban pun langsung memberitahukannya kepada teman-teman satu kosannya. Setelah ternyata di dalam kamera tersebut ada memorinya, dari memori tersebut diketahui seluruh aktifitas para korban terekam, bahkan aktifita pelaku sempat terekam ketika sedang memasang kamera tersebut di ventilasi kamar tidur dan kamar mandi.

“Pas dibuka diambil ada memorinya. Lalu melalui handphone korban di buka ternyata terlihat gambar kegiatan sedang mandi telanjang, dan sedang buang air besar dan saat tidur, terekam oleh kamera tersebut. Lucunya pekaku diketahui karena sempat terekam dalam video itu.”Bebernya.

Menurutnya, korbannya ada delapan orang, semuanya masih anak sekolah atau pelajar di bawah umur dengan rata-rata baru berusia 15-17 tahun, mereka adalah penghuni kos di rumah tersebut.

Berdasarkan keterangan dari polisi, pelaku nekat melakukan perbuatannya karena dorongan nafsu birahinya. Video rekaman dari hasil kejahatan tersebut dikonsumsi dirinya sendiri dan tidak disebarluaskan ke Publik.

“Ingin melihat tubuh para korban tersebut. Digunakan untuk fantasi pribadi.”Tutur dia.

Polisi juga mengamankan barang bukti lensa kamera yang menempel pada potongan lidi. Kemudian, dibungkus plastik dan ada satu unit hape milik tersangka yang digunakan untuk melihat aktifitas korban di handphone, kartu memori hingga charger.

“Maka diancam dengan pasal 35 dan atau pasal 37 Undang-undang Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi junto pasal 64 ayat (1) KUHPidana. Ancaman penjara satu tahun dan maksimal 12 tahun penjara.”Pungkas Agus.

 

(Rizky/tasikraya)

banner
  • Bagikan