Tim PPK Ormawa LEPPIM UPI Kampus Tasikmalaya Luncurkan Program Riung Boosta

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Tasikmalaya- Pada tahun 2021 mahasiswa UPI Kampus Tasikmalaya meraih prestasi yang membanggakan, mereka berhasil menjadi juara 1 pada nominasi Abdidaya kategori Organisasi Kemahasiswaan Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D), yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia.

Para mahasiswa yang tergabung dalam tim Program Penguatan Kapasitas (PPK) Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) LEPPIM UPI Kampus Tasikmalaya tersebut kini kembali meluncurkan program baru bernama Riung Boosta sebagai tindak lanjut dari program yang diselenggarakan pada tahun 2021 kemarin.

Program yang akan dilaksanakan di kawasan hutan Pasir Bentang, Desa Sukamanah, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis ini akan berfokus terhadap pengembangan ekowisata dan peningkatan literasi digital bagi para kawula muda di sana.

Selama lima bulan lamanya, para mahasiswa akan secara aktif melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam menjalankan program lanjutan tersebut. Mahasiswa didampingi secara langsung oleh dosen pembimbing lapangannya Pidi Mohamad Setiadi, M. Pd.

Pidi menjelaskan bahwa program tersebut bukan hanya akan bermanfaat bagi masyarakat setempat saja, tetapi juga dapat menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk belajar hidup bermasyarakat melalui pengalaman yang akan didapatkan selama berada di sana.

Sementara itu, Sain Sutisna selaku ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sarimukti sebagai penerima manfaat dari program ini mengungkapkan rasa bahagianya, Sain merasa program yang dibawa oleh mahasiswa tersebut akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Dengan hadirnya kembali para mahasiswa di sini, melalui program baru yang akan diselenggarakan selama beberapa bulan ke depan, saya mewakili masyarakat tentu sangat bersyukur dan bahagia. Keberadaan kalian akan sangat membantu kami untuk berkembang sehingga dapat hidup lebih sejahtera ke depannya,” ujar Sain.

 

(Red-tasikraya)

banner
  • Bagikan