Kota Tasikmalaya, tasikraya.com-
Refleksi akhir tahun 2025, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Se-Kota Tasikmalaya bersama para Santri doa bersama untuk keselamatan bangsa di Taman Kota Tasikmalaya.
Doa bersama tersebut dalam rangka menguatkan ukhuwah dan mempertahankan akidah ahlussunnah waljamaah.
Para DKM Se-Kota Tasikmalaya menyambut kegiatan malam hari ini sebuah ekspresi kebahagiaan di saksikan bersama.
KH Aminudin Bustomi Ketua MUI Kota Tasikmalaya mengatakan dalam sambutannya
Sinergitas Kota Tasikmalaya ini perlu di tingkatkan lagi dan Masjid dijadikan benteng anak bangsa.
“Samen DKM Se-Kota Tasikmalaya ini dengan harapan kami nanti di pimpin guru kami di tengah kesibukan tidak hanya di Jawa Barat punya tugas dari sabang sampai merauke.”Ujar KH Amin, Minggu Malam, (28/12/2025).
Sementara itu, Walikota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan berkumpul ini bukan sekedar silaturahmi, ini adalah acara corong Kota Tasikmalaya jadi Kota Santri dengan sebutan mutiara hitam priangan timur.
“Terima kasih sampai saat ini bapa/ibu memang bisa mempertahankan, menyatukan warga Kota Tasikmalaya kedepan, ini bentuk melahirkan generasi penerus sebagai identitas.”Terang Viman.
Ia mengatakan di depan Masjid Agung Kota Tasikmalaya, disini adalah tempat icon perjuangan Tasikmalaya religius Kota Santri.
“Terimakasih, saya tidak bisa banyak berkomentar, hati saya tersentuh, karena disini ada kyai, ulama, dan sesepuh. Kita tidak boleh melupakan sembilan kyai tokoh Kota Tasikmalaya yang bisa mempersatukan kita semua.”Jelasnya.
Pasalnya, kata Viman, Tokoh kita di Masjid jasa dan pengabdiannya tidak terlihat, bisa disaksikan oleh kita semua.
Akan tetapi, itulah kita bentuk 24 tahun hingga bisa menjadi Kota Mutiara hitam Priangan Timur.
“Kita ingin melahirkan Sumber Daya Manusia yang religius, Kami titip kita jaga ukhuwah dan akidah ahlusunnah waljamaah dengan baik. jangan sampai kita lupa malam ini jelang akhir tahun mari kita merenung merefleksikan doa bersama.”Pungkasnya.

