Produk Pemberdayaan PKH Meriahkan Peringatan HKSN Kab. Tasikmalaya

  • Bagikan
banner 468x60

Kabuapaten Tasikmalaya – Stan bazar produk pemberdayaan PKH (Program Keluarga Harapan) Kabupaten Tasikmalaya memeriahkan peringatan HKSN (Hari Kesetiakawanan Sosial), Jum’at (20/12/2019).

Stan bazar PKH Tasikmalaya dipusatkan di lapangan hijau setda Bojongkoneng, Jl. Sukapura IV Kabupaten Tasikmalaya.

Stan bazar produk pemberdayaan PKH ini mulai memamerkan dan menjual produknya sejak pagi sebelum upacara peringatan HKSN Kabupaten Tasikmalaya dimulai.

”Kegiatan Bazar ini tidak hanya untuk memeriahkan Peringatan HKSN tingkat kabupaten Tasikmalaya, tetapi menjadi sarana bagi kami untuk mempromosikan produk kreatifitas penerima bantuan PKH dan menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa PKH adalah salah satu wadah untuk membangun keluarga yang sejahtera serta mandiri” kata Apep Risman selaku penanggung jawab kegiatan bazar.

Adapun produk-produk yang ditampilkan pada gelaran bazar HKSN ini bermacam-macam, seperti snack-snak makanan ringan, kerajinan tangan, gula, gula semut, ikan asin, iket sunda dan masih banyak lagi yang lainya.

Semua produk-produk tersebut adalah hasil karya KPM PKH dari tiap kecamatan yang pada proses pemasaran dan pengembangannya senantiasa dibantu oleh para pendamping PKH.

“alhamdulillah ini pengalaman baru bagi para KPM yang saya libatkan langsung dalam kegiatan Bazar HKSN ini, produk khas pesisir pantai yang kami bawa laku keras dan sangat diminati pengunjung” kata Ary PDP PKH Cipatujah sebagai salah satu peserta bazar.

Bupati Tasikmalaya saat melihat Produk pemberdayaan PKH Pada acara HKSN 2019

Bupati tasikmalaya pun dalam sambutannya mengapresiasi para KPM PKH yang sudah mulai menunjukan geliatnya untuk keluar dari zona kemiskinan.

“Semoga kedepan dengan adanya kegiatan pemberdayaan ekonomi, KPM PKH yang sekrang manjadi penerima manfaat bantuan menjadi pemberi manfaat bantuan untuk masyarakat lainnya” tutur ade.

Dalam kesempatan yang sama pula kordinator PPKH Kab. Tasikmalaya Yudi Krisnadi mengungkapkan bahwa peringatan hari kesetiakawanan social ini harus jadi momentum untuk memelihara, menanamkan dan menguatkan kembali nilai-nilai kesetiakawanan social di masyarakat.

“Kegiatan ini harus jadi momentum bagi kita untuk kembali menanamkan dan menguatkan nilai-nilai kesetiakawanan social di masyarakat agar tidak ada lagi kesenjangan di masyarakat.” Tutup Yudi.

(faisal/tasikraya)

  • Bagikan