Penemuan Mortir Gegerkan Warga Sodong, Diledakkan Tim Gegana

  • Bagikan
banner 468x60

Kabupaten Tasikmalaya-
Warga Kampung Sodong, Desa Sodong Hilir, Kecamatan Sodong Hilir dikejutkan dengan penemuan benda sejenis Meriam Mortir Komando sebanyak 3 Butir.

Benda sejenis mortir komando tersebut ditemukan pertama kali oleh Yayan pada hari Kamis (5/8/2021), lokasi ditemukannya tepat berada di belakang rumah Yayan.

Awal penemuan Yayan menganggap benda itu biasa saja, selang sehari kemudian Yayan berpikir ulang takut benda tersebut membahayakan, sehingga Yayan melaporkan penemuannya ke Koramil dan Polsek setempat.

“Penemuanya oleh pemilik rumah bernama Yayan, awalnya dia biasa saja menemukan benda tersebut. Tak lama kemudian, di pikir-pikir akan membahayakan. Dari selang sehari, Yayan langsung melaporkan kepada Koramil dan Kapolsek setempat.”Ungkap Heri Nurjaman, Kawil Ciroda, Desa Sodong Hilir, Sabtu (7/8/2021) saat dimintai keterangan di lokasi Lapang Pangangonan.

Heri Nurjaman menjelaskan bahwa di Kampung Sodong dulunya itu bekas Markas Batalyon 303 pada tahun 1949.

Sementara itu, Kapolsek Sodong Hilir membenarkan, “Ya, saya mendapat laporan dari warga, yaitu sebuah benda mortir jaman dulu di belakang rumahnya. Pihaknya secara bersama sama antara TNI-Polri bersinergi untuk mengamankan TKP.”Tutur Iptu Atang B.K kepada wartawan.

Atang menegaskan, TKP tersebut segera diamankan. Dikarenakan, agar warga sekitar lebih jaga jarak masuk lokasi yang sudah diberi garis polisi. Kapolsek lalu melaporkan kepada pimpinannya (Kapolres) untuk mengamankan segera TKP, selanjutnya Polres Kabupaten Tasikmalaya langsung menghubungi Tim Gegana Polda Jabar.

Setelah itu, Tim Gegana Polda Jabar datang untuk mengamankan benda berbahaya tersebut.  Meriam sejenis Mortir Komando yang panjangnya 30 CM diledakkan langsung oleh Tim Gegana Polda Jabar di Lapangan Pangangonan, Desa Sodong Hilir, Kecamatan Sodong Hilir, Kabupaten Tasikmalaya.

“Alhamdulillah bersinergi dengan muspika sodong hilir, untuk amankan batang tersebut. Sehingga, Mortir segera di jinakan dilapangan bola pangangonan. Kemudian, mortir yang di temukan ada 3 butir.”Pungkasnya

(Rizky/tasikraya)

  • Bagikan