Kota Tasikmalaya, tasikraya.com-
Konser Hindia di Kota Tasikmalaya pada 19 Juli 2025 mendatang bagaimana nasibnya. Konser di Lanud Wiriadinata terkhusus Band Indie Hindia nasibnya menggantung sampai saat ini.
Persoalan band Hindia memicu polemik dan keberatan darai sejumlah elemen masyarakat dan Tokoh Agama.
Keputusan boleh dan tidaknya Band Hindia manggung di Kota Tasikmalaya ada di tangan Polda Jawa Barat.
Kontroversi Hindia ini bermula diduga dalam penggunaan simbol-simbol yang dinilai menyimpang dari nilai-nilai Agama, bukan penolakan terhadap musik secara umum.
Para pemangku kebijakan dalam mencari jalan tengah, dari perwakilan Ulama, Ormas Islam, Pemerintah Kota Tasikmalaya, Polres Tasikmalaya Kota, TNI dan pihak penyelenggara konser, menggelar Pertemuan di Saung Toncom dan Cafe Maqha, Sabtu (12/7/2025).
AKBP Moh Faruk Rozi Kapolres Tasikmalaya Kota bahwa pihaknya tidak berwenang mengeluarkan izin Konser.
Sontak, keputusan sepenuhnya berada di tangan Polda Jabar. Pihaknya hanya memberikan rekomendasi berdasarkan hasil rapat bersama Tokoh Masyarakat dan Agama.
“Ini adalah rapat keempat kalinya. Hasil rapat akan kami sampaikan ke Polda, karena yang berwenang memberikan izin adalah Polda. Kami hanya memberikan rekomendasi berdasarkan masukan dari masyarakat.”Ucap AKBP Moh Faruk Rozi, Sabtu Sore (12/7/2025).
Kapolres Tasikmalaya Kota dengan tegas menepis anggapan bahwa Tasikmalaya adalah Kota yang Intoleran.
Pihaknya menekankan bahwa para Ulama di Kota Santri ini tetap mendukung Konser dan pertunjukan seni. Namun dengan catatan selama tidak melanggar norma dan tetap menghormati kearifan lokal.
“Tidak ada ulama yang menolak konser. Adapun yang kami bahas adalah regulasi dan kesepakatan lama. Bahkan hari ini juga ada konser Intimate Wali Band yang baru diurus perizinannya tadi malam. Jadi konser itu tidak dilarang.”Ujarnya.
Sebagai bukti Toleransi Kota Tasikmalaya, Moh Faruk Rozi mencontohkan peresmian TMC Eternal Home yang baru saja dilaksanakan pagi tadi dan didukung oleh semua pihak.
“Kalau ada yang menyebut Tasik kota intoleran, itu salah besar. Hari ini kita buktikan sebaliknya,” pungkasnya.
Sehingga, keputusan final soal Konser Band Hindia di Kota Tasikmalaya kini berada di tangan Polda Jawa Barat.
Kita tunggu kabar selanjutnya, terkait perizinan dari Polda Jabar Band Hindia akan mnaggung atau tidak di 19 Juli 2025 nanti.

