Mengawali Tahun, 3 Bansos Langsung Cair

  • Bagikan
banner 468x60

Tasikmalaya- Pemerintah Pusat me-launching 3 Bansos prioritas di tahun 2021, launching dilakukan langsung oleh Presiden Jokowi di Jakarta, Senin (04/01/2021). Total anggaran yang digelontorkan untuk  bansos di tahun 2021 adalah Rp. 110 T (seratus sepuluh trilyun rupiah), dan langsung dicairkan di 34 Provinsi.

“Bantuan ini kita mulai hari ini, disalurkan kepada 34 Provinsi” jelas Jokowi seperti yang disiarkan dalam laman Youtube Linjamsos Kemensos.

Program yang dilaunching tersebut yang pertama adalah Program Keluarga Harapan (PKH), total anggaran untuk PKH sebesar Rp. 28,7 T dengan target penerima 10 juta keluarga, yang akan diberikan dalam 4 tahap dalam 1 tahun.

“Bantuan tunai ini di tahun 2021 akan diberikan kepada masyarakat dalam beberapa tahapan, jadi yang PKH ini dalam 4 tahap melalui Bank Himbara, bank-bank milik negara” ujar Jokowi.

Selanjutnya adalah program Kartu Sembako, dengan anggaran yang lebih besar yaitu Rp. 45,12 T Kartu Sembako menyasar 18,8 juta keluarga di seluruh Indonesia. Setiap keluarga mendapatkan bantuan sebesar Rp. 200.000,-/bulan, dibelanjakan hanya untuk keperluan sembako di e-warong yang telah ditunjuk.

Bansos terakhir adalah Bantuan Sosial Tunai (BST),  diperuntukan bagi keluarga terdampak Covid-19 yang belum tercover oleh PKH dan Kartu Sembako. Setiap keluarga mendapatkan bantuan sebesar Rp. 300.000 selama 4 bulan,  dari Januari sampai April 2021.

Jokowi menekankan penggunaan bantuan harus dimanfaatkan sebaik mungkin, jangan dibelanjakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat seperti rokok dan minuman keras. Jokowi juga mewanti-wanti bahwa tidak boleh ada potongan dalam penyaluran bansos tersebut, bantuan harus diterima langsung dan utuh oleh penerima manfaat.

“Dan ini juga saya ulang-ulang terus, agar bantuan yang diterima ini nilainya utuh, tidak ada potongan-potongan” tegas Jokowi.

(red/tasikraya.com)

banner
  • Bagikan