Menang lawan Persima Majalengka dengan skor 3-1, Persitas kokoh di puncak klasemen

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Tasikmalaya

Persitas Tasikmalaya kembali berhasil meraih poin penuh setelah mengalahkan Persima Majalengka dengan skor 3-1 pada lanjutan Liga 3 Super Jalapa Zona Jabar 2019 Seri 1.

Pertandingan antara Persitas vs Persima berlangsung di Stadion Wiradadaha, Kota Tasikmalaya, Kamis (3/10/2019).

Dalam laga Persitas vs Persima, tim tamu unggul terlebih dahulu melalui gol Yassin.

Tertinggal gol membuat tuan rumah terus menggempur namun pertahanan dari Persima tidak bisa ditembus, Alhasil skor tetap 0-1 hingga babak pertama selesai.

Babak kedua bergulir, Akhirnya Persitas mampu membalikan keadaan dan memenangkan pertandingan dengan skor 3-1, masing-masing gol di cetak oleh Sadam, Yogi dan Ripan.

Dengan hasil ini, maka Persitas Tasikmalaya masih kokoh di puncak klasemen grup A Liga 3 Super Jalapa Zona Jabar 2019 seri 1

Pelatih Persitas Tasikmalaya Enur Nurdin merasa bangga dengan hasil kemenangan mengingat Persitas hampir dipastikan lolos babak selanjutnya namun lini belakang masih menjadi bahan evaluasi.

“Saya melihat lini belakang yang masih belum sabar menunggu lawan melepaskan bola sehingga seringkali kita terpancing masuk ke area tengah dan itu sangat memudahkan dari tim lawan untuk mengambil alih permainan, tapi saya bangga sekali dengan para pemain yang terus bekerja keras dalam situasi apapun sehingga bisa terjadi hasil yang sangat memuaskan bagi saya”. Ujarnya.

Kapten Tim Persitas Tasikmalaya Yogi menambahkan Persima tim yang cukup bagus, permainan apik selalu diterapkan.

“Di babak pertama tim kita banyak kekurangan misalnya intercept yang selalu gagal apalagi penguasaan bola kita selalu hilang sehingga itu memudahkan lawan, tapi pelatih selalu memberikan kita semangat sehingga di babak kedua kita bisa bermain maksimal, Persima cukup bagus begitupun kami sehingga kita semua bermain sangat sempurna”. Ungkapnya.

Sementara itu Manager Persima Majalengka merasa kecewa terhadap perangkat pertandingan tapi dia tetap menerima semua keputusan.

“Saya merasa sedikit kecewa pada wasit karena banyak keputusan-keputusan yang merugikan bagi tim kami salahsatu nya gol kedua yang seharusnya tendangan gawang tetapi wasit memberikan tendangan pojok sehingga gol itu terjadi, walaupun demikian ini adalah bagian dari sepakbola”. Ucapnya.

Dia menambahkan, para pemain sudah sangat bagus sudah sesuai dengan strategi.

“Anak-anak bermain lepas tidak ada tekanan paling emosi yang harus kita benahi”. Pungkasnya

(Rinal/tasikraya)

banner
  • Bagikan