Tasikmalaya, tasikraya.com–
Pemkab Tasikmalaya berencana memasang portal permanen di jalur Jatiwaras, tepatnya ruas jalan Papayan-Cikalong.
Memortal, sebagai upaya mencegah kendaraan bertonase berlebih atau Over Dimension Over Loading (ODOL) melintas di kawasan itu.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mempertahankan kondisi infrastruktur jalan yang dinilai rentan mengalami kerusakan akibat beban kendaraan yang melebihi kapasitas.
Dengan begitu, pengawasan terhadap kendaraan besar di jalur tersebut sudah mulai diberlakukan melalui pemasangan portal sementara menggunakan Water Barrier.
Portal sementara itu dijaga langsung oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) guna membatasi kendaraan bertonase tinggi masuk ke ruas jalan Papayan-Cikalong.
Cecep Nurul Yakin Bupati Tasikmalaya membenarkan bahwa Pemerintah Daerah tengah menyiapkan pemasangan portal permanen di kawasan tersebut.
Cecep menyebutkan ruas jalan Papayan-Cikalong memiliki karakteristik yang tidak memungkinkan dilalui kendaraan berat dengan muatan besar. Selain lebar jalan yang hanya sekitar 5,5 meter, kondisi jalur juga dipenuhi tikungan serta berada di kawasan dengan struktur tanah labil.
“Betul karena kelas jalan Papayan-Cikalong lebarnya hanya sekitar 5,5 meter dengan kontur berkelok dan banyak tanah labil. Maksimal muatan kendaraan hanya sekitar 5 sampai 8 ton, lebih dari itu sudah masuk kategori ODOL.”Tutur Bupati Tasikmalaya.
Cecep menjelaskan apabila kendaraan ODOL tetap dipaksakan melintas, dampaknya bukan hanya mempercepat kerusakan jalan, tetapi juga membahayakan pengguna jalan lainnya.
“Kalau dipaksakan kendaraan ODOL masuk selain jalan cepat rusak, pengguna jalan lain juga sangat terganggu. Keselamatan semua pengguna jalan harus diutamakan.”Tegasnya.
Cecep menekankan Pemerintah Daerah ingin memastikan jalur tersebut tetap aman digunakan masyarakat dalam jangka panjang. Karena itu, pengawasan terhadap kendaraan bertonase besar akan terus diperketat.
“Bade kumaha ngajaga kasalametan sareng keawetan jalan upami pengguna jalanna sapertos kieu.”Sambung Cecep.
Pemkab Tasikmalaya berharap dengan adanya portal permanen nantinya kendaraan yang tidak sesuai kapasitas jalan dapat dialihkan ke jalur lain yang lebih memadai, sehingga kerusakan jalan dan potensi kecelakaan dapat diminimalisasi.

