KPU Kabupaten Tasikmalaya Ajak Masyarakat Ikut Usulkan Dapil

  • Bagikan
banner 468x60

Kabupaten Tasikmalaya- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya mengajak masyarakat Kabupaten Tasikmalaya memberikan partisipasinya dalam pengusulan Daerah Pemilihan (Dapil) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang.

Hal ini KPU sampaikan selepas kegiatan sosialisasi rancangan penataan daerah pemilihan dan alokasi kursi anggota DPRD Kabupaten/Kota Tasikmalaya dalam Pemilu 2024, bertempat di Hotel Amaris, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (27/11/2022).

Jajang Jamaludin, S.Ag Ketua Divisi Teknis dan Penyelenggaraan KPU Kabupaten Tasikmalaya mengatakan bahwa penataan Dapil tidak hanya kewajiban penyelenggaran Pemilu, tetapi dibutuhkan peran serta masyarakat selaku pemilih.

“Dampak lainnya untuk kesinambungan pembangunan sebab berkenaan dengan aspirasi masyarakat.”Ucap Jajang Jamaludin selaku Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya dilokasi.

Tak hanya itu, pelibatan masyarakat dalam penentuan Dapil diharapkan menghasilkan calon wakil rakyat yang memahami karakter warga di daerah pemilihannya.

“Kedepannya, seharusnya anggota DPRD yang menang di Dapil itu, wajib fokus mengajukan pembangunan di Dapil itu juga.”Ungkapnya.

Jajang menegaskan sesuai Undang-undang Pemilu nomor 7 terkait penataan, ada 7-8 prinsip yang harus diperhatikan.

Pertama, kesetaraan nilai suara, kedua ketaatan sistem Pemilu yang proposional, ketiga proporsionalitas, keempat integralitas wilayah, kelima berada dalam cakupan wilayah yang sama, kelima kohesivitas, dan ketujuh berkesinambungan.

Sebelumnya, pembagian wilayah dalam Pileg di Kabupaten Tasikmalaya pada tahun 2019 lalu, terbagi dalam 7 dapil, antara lain :

Dapil 1

Tanjung jaya, Singaparna, Mangunreja, Sukarame, Cigalontang, dan Sariwangi.

Dapil 2

Leuwisari, Padakembang, Sukaratu, Cisayong, Sukahening, dan Rajapolah.

Dapil 3.

Jamanis, Ciawi, Sukaresik, Pagerageung, dan Kadipaten.

Dapil 4

Salopa, Jatiwaras, Cineam, Karangjaya Manonjaya, dan Gunung Tanjung.

Dapil 5

Karangnunggal, Cikalong, Pancatengah dan Cikatomas.

Dapil 6

Cipatujah, Cibalong, Parung Ponteng, Bantarkalong, Bojong Asih, Culamega dan Sukaraja.

Dapil 7

Bojong Gambir, Sodong Hilir, Taraju, Salawu dan Puspahiang.

Sementara, khusus 2024 mendatang, pihaknya belum memastikan berapa jumlah Dapil secara yang akan ditetapkan pada hajatan demokrasi rakyat tersebut.

“Oleh karena itu kami menerima usulan atau rumusan baru dari partai politik atau dari masyarakat.”Jelasnya.

Sehingga, lembaganya bakal melakukan uji publik dengan melibatkan akademisi, praktisi, termasuk penggiat kepemiluan.

“Secara analisa prinsip penataan dapil kita sudah memenuhi semuanya, hanya yang berubah alokasi kursinya saja ada yang bergeser.”Sambung Jajang Jamaludin.

Beberapa perubahan yang mungkin terjadi dalam penataan Dapil pada Pileg 2024 mendatang di Kabupaten Tasikmalaya yaitu pergeseran satu kursi dari dapil 6 ke dapil 3. Kemudian adanya penambahan TPS dari sebelumnya 5196 titik menjadi 5781 titik.

“Jadi untuk pemilu 2024 nanti secara nasional selain ada perbedaan, untuk Kabupaten Tasikmalaya ada penambahan TPS.”Tambah dia.

Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya itu pun selalu mengingatkan waktu sosialisasi Pileg dan Pilpres 2024 lebih singkat dibanding 2019 lalu.

“Masa kampanye hanya 75 hari, sementara pada 2019 itu ada sekitar 207 hari atau sekitar 7 bulan, sekarang hanya 2,5 bulan.”Pungkasnya.

 

(Rizky/tasikraya)

banner
  • Bagikan