Kabupaten Tasikmalaya, tasikraya.com-Kondisi SD Negeri Lengkongsari, Desa Cikalong, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya sangat memprihatinkan.
Hampir 17 tahun, SDN Lengkongsari tak pernah mendapatkan perbaikan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya.
“Ya, Kang Hampir 17 tahun SDN Lengkongsari tidak pernah dapat perbaikan.”Ujar Lili Mariantin, Kepala Sekolah SDN Lengkongsari saat dihubungi lewat pesan WhatsApp, Kamis (8/8/2024).
Lili menyebutkan ada 1 lokal total ruangan kelas tidak bisa di pergunakan untuk proses belajar mengajar penuh.
“Ruangan kelas 4, selama 7 tahun tak pernah di tempatin khawatir tidak aman ke siswa-siswi.”Tegasnya.
Satu lokal ruangan kelas tersebut memakai penyangga supaya tidak roboh bangunannya. Dan tentu sangat memprihatinkan sekali.
Seharusnya, proses belajar mengajar harus yang nyaman dan di tempat ruang belajar baru. Tentunya akan menjadikan anak betah dan fokus untuk belajar.
Jika kondisi tempat belajar yang memprihatinkan dapat menghambat efektivitas belajar anak.
“Melihat kondisi kelas yang sudah tidak layak huni, membuat anak merasa tidak nyaman dan kesulitan untuk fokus belajar.”Jelas Lili.
Adapun itu, jumlah total siswa-siswi di SDN Lengkongsari, Kecamatan Sodonghilir sebanyak 82 orang.
Kelas 1 berjumlah 15 orang, kelas 2 berjumlah 18 orang, kelas 3 berjumlah 10 orang, kelas 4 berjumlah 9 orang, kelas 5 berjumlah 13 orang, dan kelas 6 berjumlah 17 orang.
Lili berharap kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya agar bisa memberikan bantuan ruangan kelas baru.
Sementara itu, Dani Fardian, S.IP Anggota Dprd Kabupaten Tasikmalaya Komisi II mendorong Dinas terkait untuk mengevaluasi dan memberi solusi terkait rehab pembangunan Sekolah Dasar Negeri Lengkongsari, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya.
“Ya, supaya murid merasa nyaman dan termotivasi dalam proses belajar.”Ungkap Dani Fardian dihubungi tasikraya lewat telepon genggam. (*)

