Kabupaten Tasikmalaya, tasikraya.com – Terkait Bencana Banjir yang sering melanda Wilayah Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik dikarenakan dengan diapitnya dua sungai antara Cikidang dan Citanduy.
Menurut Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Sofari Al-Ayubi Mengatakan, “Kita nanti akan datang ke BBWS untuk minta Grand Desain. Bahwa Grand Desain itu ternyata sudah ada untuk penanggulanguan Citanduy dan Cikidang yang ada di Desa Tanjungsari.” Ujarnya saat di temui di Ruangan Kantornya, Kamis (25/6/2020).
Kemudian, untuk benteng di pinggirnya itu normalisasinya Daerah Aliran Sungai (DAS) dalam artian fungsinya DAS terakhir yaitu Sodetan.
Waktu tahun kemarin kelemahannya itu di komunikasi dan koordinasi yang hanya melibatkan Kepala Desa dan Camat.
Sementara, Kepentingan Politik sama Pemerintah Daerah, Legislatif tidak di ikut sertakan dan pada akhirnya ada penolakan dari masyarakat.
“Jadi, anggaran 20 Milyar itu tertarik lagi oleh Pusat, Nah, jangan begitu ! Pada akhirnya kita sekarang sepakat bikin target pekerjaan ini harus dengan perencanaan matang, harus banyak komunikasi dengan masyarakat secara hukum untuk diletakan sebagaimana mestinya dan tidak ada yang dirugikan tetapi program tetap berjalan.” Imbuhnya
Asep Sofari mepaparkan, “Kita legislatif berisiniatif akan memanggil dalam forum diskusi baik Pemerintah Kabupaten melalui Dinas PU maupun Dinas Lingkungan Hidup. Karena, ada keberkaitan dengan Perhutani dikarenakan hulu sungai resapan air serta BBWS, Pertanahan, Stakeholder, Pecinta lingkungan dan Tokoh masyarakat.” Jelasnya
Masih lanjut, Ini harus direncanakan secara matang, harus ada yang mengawal tim, harus ada kelompok kerja, harus ada ketua timnya. Supaya mereka hari-hari nya khusus mengawal.
Dalam realisasinya kita dalam waktu cepat ke Komisi III untuk segera mengadakan pembahasan yang fokus kepada Penangan Banjir di Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaresik.
“Saya juga sebagai Ketua DPRD siap mengawal supaya berjalan dengan lancar. Ya, gini aja Grand Desainnya atau Grand Planning sudah siap anggaranya kita di 2021. Untuk dipinta ke BBWS, Dinas PU untuk segera diajukan dan terdapat ada gambaran ada anggaran berapa kita bantu.” Pungkasnya
(Rizky/tasikraya)

