HMI Tasikmalaya Sebut Arteria Rasis, Tuntun Permintaan Maaf

  • Bagikan
banner 468x60

Tasikmalaya- Pernyataan Arteria Dahlan terkait harus dipecatnya seorang Kejati gara-gara berbicara Bahasa Sunda terus menuai polemik di masyarakat, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tasikmalaya ikut mengkritisi statement Arteria Dahlan tersebut yang dianggap rasis.

Melalui Ketua Bidang PTKP, Robi Syamsul M., HMI Cabang Tasikmalaya menyampaikan bahwa pernyataan anggota DPR-RI Komisi III dari Fraksi PDI-P tersebut merupakan pernyataan rasis yang tidak pantas diucapkan oleh seorang anggota DPR-RI.

Robi melanjutkan, Arteria harus meminta maaf atas perkataannya tersebut, karena telah menyakiti masyarakat Sunda yang selama ini menjadi bagian dari bangsa Indonesia.

“Kami menuntut permintaan maaf secara terbuka atas rasialisme Arteria Dahlan terhadap masyarakat Sunda.”Papar Kabid PTKP HMI Cabang Tasikmalaya, Kamis Malam (20/1/2022) kepada tasikraya.com

Diketahui, Arteria Dahlan dalam videonya meminta Jaksa Agung memecat Kajati yang berbicara menggunakan Bahasa Sunda di saat rapat.

Robi menjelaskan bahwa bahasa daerah termasuk Bahasa Sunda adalah suatu kekayaan budaya sebagai bukti kebhinekaan dari Negara Indonesia, yang harus dijaga kelestariannya oleh seluruh pihak, bukan justru didiskriminasi.

“Masyarakat Sunda itu terbuka dan pemaaf oleh karena itu untuk meredam polemik yang terjadi. Kami sebagai masyarakat Sunda menuntut Arteria Dahlan untuk segera meminta maaf secara terbuka kepada Publik.”Pungkasnya.

(Rizky/tasikraya)

banner
  • Bagikan