Kota Tasikmalaya, tasikraya.com-
Wakil Walikota Tasikmalaya Diky Candra Negara memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 bersama Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Tasikmalaya.
Para rekan jurnalis yang bertugas di Kota Tasikmalaya melaksanakan aksi sosial di HPN 2026 berupa bersih-bersih lingkungan dan pengecetan di kawasan Tugu Koperasi, Jalan Mohammad Hatta, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Kegiatan HPN 2026 menjadi simbol kepedulian insan pers terhadap ruang publik dan situs bersejarah di Kota Tasikmalaya.
Tugu Koperasi yang merupakan salah satu ikon sejarah perjuangan ekonomi kerakyatan tampak mendapat perhatian khusus melalui aksi gotong-royong membersihkan sampah, rumput liar, serta area sekitar tugu.
Ketua SMSI Tasikmalaya, Endang Kusnadi yang akrab sapaan Aditya mengatakan kegiatan ini bukan sekadar seremonial HPN, melainkan bentuk nyata kontribusi pers dalam menjaga lingkungan sekaligus mengingatkan pentingnya merawat warisan sejarah daerah.
“Pers tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial. Melalui momentum HPN 2026 ini, kami ingin mengajak semua pihak untuk peduli terhadap ruang publik dan situs bersejarah seperti Tugu Koperasi.”Ungkap Aditya, Senin (9/2/2026).
Sontak, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra Negara mengapresiasi inisiatif SMSI dan insan pers yang turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan keindahan kota. M
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan media sangat penting dalam membangun kesadaran masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi contoh positif Pers hadir bukan hanya sebagai kontrol sosial, tetapi juga mitra Pemerintah dalam membangun Kota Tasikmalaya yang bersih, tertib, dan berkarakter.”Tegas Diky.
Aksi bersih-bersih ini juga melibatkan jajaran Media Center Pemkot Tasikmalaya, sebagai wujud sinergi komunikasi publik dan kepedulian terhadap lingkungan.
Diharapkan, kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya merawat fasilitas umum dan nilai-nilai sejarah yang ada di Kota Tasikmalaya.
Peringatan HPN 2026 di Tasikmalaya pun dimaknai tidak hanya dengan refleksi peran pers, tetapi juga dengan aksi nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, Tono Ependi yang mewakili Media Sinar Pagi menyebutkan bahwa aksi bersih-bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata insan pers terhadap kondisi lingkungan sekaligus simbol refleksi Hari Pers Nasional.
“HPN jangan hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan. Lewat kegiatan sederhana seperti bersih-bersih ini, kami ingin menunjukkan bahwa pers juga hadir di tengah masyarakat, peduli terhadap lingkungan dan sejarah daerah.”Tutur Tono.
Tono berharap, momentum HPN 2026 ini dapat menjadi pengingat bagi semua pihak, baik Pemerintah maupun masyarakat, untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas umum serta situs bersejarah agar tetap terawat dan bernilai bagi generasi mendatang.

