Dua Kali Cintanya Ditolak, Pemuda Singaparna Cabuli Gadis Tetangga

  • Bagikan
banner 468x60

Kabupaten Tasikmalaya-Gara-gara cinta ditolak, pemuda di Kabupaten Tasikmalaya tega melakukan perbuatan asusila.

Adalah Abdul Aziz (23) Warga Sukaasih, Singaparna yang nekad mencabuli wanita pujaanya. Korban berinisial H (18) masih tetangganya sendiri dengan tega di cabuli di rumahnya saat hendak pindahan.

Bukan hanya dipeluk, korban dipegang alat vitalnya serta korban juga digigit bibirnya hingga terluka. Bahkan, kemaluan pelaku digesek-gesek pada tubuh korban.

“Iya, dia pas angkut-angkut barang, saya langsung angkat dibawa kekamarnya.”Ucap Abdul, di hadapan penyidik, Senin (08/11/21).

Kemudian, pelaku mengaku nekad berbuat cabul karena menyukai korban. Sayangnya, cintanya bertepuk sebelah tangan, dua kali menyatakan cinta, dua kali pula ditolaknya.

“Saya suka sama dia pak, tapi dua kali nyatain cinta malah saya ditolak terus.”Ungkap Abdul.

Beruntung kejadian percobaan pemerkosaan tersebut diketahui oleh warga dan saudara korban, setelah teriakan HS terdengar oleh masyarakat, sehingga pelaku tidak sempat menyalurkan nafsu birahinya.

Akibat perbuatannya, pelaku sempat menjadi bulan-bulanan massa sebelum diamankan oleh Polisi.

Saat di konfirmasi, Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Dian Purnomo S.I.K., MH mengatakan atas laporan korban, Satreskrim Polres Tasikmalaya mengamankan pelaku pencabulan AA (23) asal Desa Sukaasih, Kecamatan Singaparna.

Berdasarkan keterangan polisi, kronologis kejadiannya terjadi Jum’at (5/11/2021) Siang, di rumah korban. Ketika itu korban sedang pindahan, membereskan barang-barang di rumah.

Secara spontan, pelaku yang masih tetangga datang dan melakukan pencabulan dengan memaksa korban berhubungan badan sampai terlentang di kasur, sampai korban mengalami sakit di bagian bibir dan pinggang nya.

“Pelaku kami amankan bersama dengan barang bukti satu buah kasur, pakaian korban dan tersangka,”Kata Dian, di Mako Polres Tasikmalaya.

“Beruntung aksi pelaku berhasil diketahui oleh warga atau tetangga karena korban sempat teriak sampai terdengar. Kemudian pelaku diamankan dan dibawa ke Mako Polres Tasikmalaya,”Tuturnya.

Pelaku diancam Undang-Undang tentang 289 KUHPidana tentang Pencabulan dengan ancaman hukuman sembilan (9) tahun penjara.

 

(Rizky/tasikraya)

  • Bagikan