BNN Sergap 4 Warga Kadipaten Budidaya Ganja di Rumahnya

  • Bagikan
banner 468x60

Kabupaten Tasikmalaya- Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Tasikmalaya menyergap rumah M (50), warga Kampung Cisirah Desa Cibahayu Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya. Dari hasil penyergapan tersebut BNN menemukan puluhan pohon ganja yang ditanam di dalam rumah M.

Pelaku menanam Pohon Ganja dalam Polybag, untuk mengelabui warga dan petugas tanaman ganja tersebut disimpan pada bagian atas rumah.

Tuteng Budiman Kepala BNN Tasikmalaya mengatakan pihaknya  melakukan penyelidikan cukup panjang selama dua bulan dengan bantuan warga, dan aparat Desa. BNN Tasikmalaya melakukan pemantauan sampai akhirnya melakukan penyergapan kepada M.

“Hari ini kita melakukan penyergapan terhadap rumah yang melakukan aktifitas budidaya ganja, dan terbukti ada puluhan pohon ganja sekitar 45 pohon sama bibit kecilnya,” terang Tuteng, Selasa (20/10/2020)

Petugas BNN mengamankan empat orang pelaku, salah satunya M yang merupakan pemilik dan juga otak pelaku. Sementara, tiga orang lainya merupakan orang kepercayaan M dalam menanam Ganja.

“Kita amankan pemilik rumah inisial M dan tiga orang kepercayaanya dan kita langsung amankan untuk pemeriksaan lebih mendalam. Pelaku ini mengaku sudah budidaya ganja rumahan selama tujuh tahun. Selain untuk konsumsi pribadi, pelaku juga menjual ganja untuk diedarkan di Ciawi,” jelasnya

Tuteng juga menjelaskan menurut keterangan pelaku, sejak kecil sudah mengkonsumsi Ganja, sehingga akhirnya memutuskan menanam Ganja di rumahnya sendiri.

Petugas saat ini mengamankan barang bukti puluhan Pohon Ganja dan bibit siap semai. Akibat perbuatanya, keempat warga ini terancam hukuman mati.

“Kami masih dalami kemungkinan pelaku menanam Ganja pada ladang terbuka,” Pungkasnya

(Rizky/tasikraya)

banner
  • Bagikan