Beruntung Mahir Berenang, Perahu Nelayan Cipatujah Dihantam Gelombang Tinggi

  • Bagikan
banner 468x60

Kabupaten Tasikmalaya, tasikraya.com
Sebuah Perahu Nelayan Nukasep dihantam gelombang tinggi hingga terbalik, Perahu Karam dan Nelayan turut hanyut.

Kecelakaan Laut terjadi di perairan Mandalajaya, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

“Benar ada kejadian kecelakaan Laut, Perahu Nelayan yang tengah melaut dihantam gelombang.”Ujar Iptu Dudung Supriatna, Kasat Pol Air Udara, Polres Tasikmalaya, Sabtu (26/4/2025).

Korban bernama Deden warga Pamayangsari, Cikawungading, Cipatujah Sempat terbawa arus, Nelayan ini mahir lolos dari maut setelah mahir berenang dilautan.

Dia selamat usai berenang sejauh satu kilometer dan Perahu Nukasep hanya ditumpangi satu orang Nelayan.

“Korban selamat karena dia mahir berenang. Dia renang sejauh 500 sampai 1 kilometeran dari titik lokasi Perahu Karam sampai pinggir Pantai.”Tutur Dudung Supriatna.

Selain itu, Perahu Nelayan Nukasep melaut sejak Pukul 17.00 WIB Jum’at (25/4/2025). Perahu itu kemudian berupaya memasang jangkar sekitar Sabtu Pagi (26/4/2025). Namun, gelombang tinggi langsung menyapu Perahu.

“Perahu Nelayan ini berangkat melaut dari Dermaga Pantai Pamayangsari pada hari Jum’at sekira Jam 17:00 WIB. Sewaktu Perahu sedang pasang jangkar Pada hari Sabtu dini hari, ada angin kencang dan gelombang. Mengakibatkan jangkar tidak kuat menahan sehingga perahu terseret kemudian tertimpa ombak besar dan Perahu terbalik.”Tegas Iptu Dudung Supriatna.

Tak hanya itu, Petugas Polsek dan Pol Airud setempat sudah melakukan evakuasi Perahu dan mendatangi lokasi kejadian. Untuk memintai keterangan seputar kejadian yang menimpa Nelayan tersebut.

“Kami sudah menerima laporan dan langsung mendatangi TKP serta memintai keterangan saksi. Dalam kejadian tak ada korban jiwa, hanya kerugian materil saja sebesar Rp 20 Juta.”Jelas Iptu Dudung Supriatna.

Selebihnya, untuk kondisi Perahu Karam itu mengalami kerusakan cukup parah. Termasuk dibeberapa bagian terbelah.

“Kerugian materil saja. Kami himbau Nelayan hati-hati apalagi saat cuaca buruk atau gelombang tinggi.”Pungkasnya. (*)

  • Bagikan