Bangun Peradaban Baru di Serang: Marbotpun Bisa Jadi Panglima

  • Bagikan
banner 468x60

Serang, tasikraya.com
Di tanah kelahirannya sendiri, Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, S.E., yang akrab dijuluki “Jenderal Santri”, menorehkan sejarah baru.

Terik Matahari di Desa Sukadalem, Waringinkurung, seolah kalah oleh kobaran semangat spiritualitas yang menyelimuti Markas Brigif TP 87/Salakanagara, Selasa (12/5/2026).

​Bersama sinergi kuat dari Gandara Group 37, Irjen Kemendes, dan Sahabat Ryano, sebuah Mercusuar Peradaban Islam resmi mulai dibangun yang ditandai dengan peletakan batu pertama Masjid Al-Gandara 87.

​Acara kian bermakna dengan pembagian 1.100 paket sembako bagi masyarakat kurang mampu di sekitar lingkungan Brigif TP 87/Salakanagara. Raut bahagia terpancar dari ribuan warga yang memadati lokasi.

​Pulang Kampung Sang Jenderal: “Marbot Pun Bisa Jadi Panglima”

​Momen peletakan batu pertama ini bukan sekadar seremoni militer biasa bagi Mayjen TNI Kosasih. Ini adalah ajang “Pulang kampung” yang penuh emosi. Jenderal bintang dua asal Cimanuk, Pandeglang ini membagikan testimoni hidup yang menggetarkan hati warga.

​”Saya asli Banten. Dulu, saya besar di Masjid. Dari kecil sampai SMA saya adalah seorang marbot. Kisah hidup saya membuktikan bahwa marbot pun bisa jadi Jenderal.”Ucap Mayjen TNI Kosasih, disambut tepuk tangan riuh, Selasa (12/5/2026).

​Bagi Sang Jenderal Santri, Masjid ini ditargetkan bukan hanya untuk ibadah ritual, melainkan inkubator kepemimpinan.

Ia bermimpi dari Masjid Al-Gandara 87 akan lahir Calon Bupati, Dandim, hingga Pangdam di masa depan.

​Kolaborasi Strategis untuk Syiar Islam
​Pembangunan Masjid ini merupakan kolaborasi “Tiga Pilar” antara TNI, Birokrasi, dan Pengusaha.

Dalam hal ini Pangdam III Siliwangi, Gandara Group37, Irjen Kemendes dan Sahabat Ryano.

​H. Cahya Gandara menyampaikan komitmen perusahaannya dalam membangun sarana ibadah. Luar biasanya, Gandara Group telah meresmikan 2.044 unit Masjid dan sedang memproses ratusan unit lainnya.

“Kami ingin Masjid ini menjadi Pusat pengembangan ilmu pengetahuan.”Ucapnya.

​Target 3 Bulan dan aksi kemanusiaan
​tidak hanya soal bangunan fisik, acara ini juga menjadi oase bagi masyarakat sekitar.

Sebanyak 1.100 paket sembako dibagikan kepada warga kurang mampu.
​Muhamad Ryano dari Sahabat Ryano memberikan pesan singkat namun mendalam mengenai filosofi berbagi:

“Bersyukur karena bahagia, dan bahagia karena bersyukur.”Sambungnya.

​Mercusuar Baru di Tanah Jawara
​Di bawah instruksi langsung Pangdam III/Siliwangi, Masjid Al-Gandara 87 diharapkan rampung dalam waktu singkat.

“Proyek ini menjadi bukti nyata bahwa kemitraan antara militer dan sektor swasta dapat melahirkan dampak sosial yang masif.”Tuturnya.

​Banten kini bersiap memiliki pusat peradaban baru yang akan menempa mentalitas generasi muda menjadi pribadi yang unggul dan religius.

  • Bagikan