Kabupaten Tasikmalaya-
Aliansi Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Puteri (KOPRI) Priangan Timur mengeluarkan pernyataan sikap menjelang pelaksanaan KONGRES PMII XX yang akan dilaksanakan secara Hybrid di 6 zona dan berpusat di Kota Balikpapan.
Kongres akan membahas tentang Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga (ART), pokok-pokok rekomendasi kepengurusan berikutnya, laporan pertanggung jawaban pengurus yang akan demisioner serta penentuan ketua umum PB PMII yang baru. Selain itu juga akan digelar pemilihan Ketua PB Korp PMII Puteri (KOPRI) yang baru.
PB PMII sudah melaksanakan Pra Kongres pada tanggal 06 Februari 2021 dan Sidang-Sidang Komisi pada tanggal 12 Februari 2021.
Mengusung tema “Organisasi Maju Untuk Peradaban Baru”, Aliansi KOPRI Priangan Timur menegaskan beberapa pernyataan sikap untuk keberlangsungan kepemimpinan Kopri yang akan datang.
Ada beberapa harapan yang dipanjatkan kepada siapapun yang nantinya akan terpilih menjadi Ketua PB KOPRI berikutnya.
“Harapan kami dimomentum KONGRES ini dapat melahirkan wajah baru kepemimpinan yang mampu membawa gagasan-gagasan yang nyata, reaksioner dan juga solutif terhadap berbagai permasalahan kaderisasi di berbagai wilayah. Kemudian mampu menjawab setiap tantangan untuk keberlangsungan roda organisasi.”Ungkap Nur Asri k
Ketua KOPRI Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (14/2/2021)
Dengan itu, KOPRI Priangan Timur yang dalam hal ini mengharapkan pemerataan pendampingan kaderisasi, pengawalan kaderisasi dan tidak dipandang sebelah mata.
Lanjut, Nur Asri, selain harus memperhatikan persoalan-persoalan kaderisasi Kopri di daerah, Kopri PB diharapkan bisa lebih memperhatikan, mendampingi dan memfasilitasi kader-kader Kopri di daerah dengan melihat potensi dan kualitas kader Kopri di daerah tersebut.
“Ya, agar pasca dari PMII kader kopri bisa bersaing dan mengisi leading sektor strategis diberbagai bidang sesuai basis potensi dan kapasitas kopri.”bebernya.
Kopri Priangan Timur, berharap PB KOPRI bisa mengupayakan pemerataan program-program beasiswa ke Daerah-Daerah dalam rangka optimalisasi SDM di tubuh KOPRI.
“Siapapun yang akan menjadi pemimpin berikutnya diharapkan bisa menjadi solusi dan partner yang solid dengan berlaku adil dalam menjalankan rangkaian kinerja roda organisasi.”Pungkasnya.
(Rizky/tasikraya)

