Ini Jawaban dr. Budi Tirmadi, Terkait Petugas IGD RSUD Tasikmalaya yang Terpapar Covid-19

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Tasikmalaya-
Informasi tentang salah satu tenaga kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya yang terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi perbincangan hangat masyarakat, banyak yang bertanya tentang kebenaran informasi tersebut.

Wartawan tasikraya.com mencoba mencari validitas informasi tersebut kepada dr. Budi Tirmadi, Kabid Pelayanan RSUD dr Soekardjo. Menurutnya informasi tersebut benar adanya, dan pihak manajemen Rumah Sakit dr. Soekardjo telah menutup layanan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Ruang Dahlia dimulai hari Senin (2/11/2020).

“Memang begitu kemarin ada informasi salah satu tenaga kesehatan yang di rawat terkonfirmasi positif covid-19 dan kebetulan bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD).” ujar dr. Budi Tirmadi.

Budi menjelaskan bahwa hal tersebut telah sesuai dengan pedoman pengendalian covid-19, dimana pihak Rumah Sakit harus melakukan pelacakan tentang kontak erat dengan petugas nakes yang memang bekerja di IGD.

“Jadi IGD kita tutup dulu, dengan alasan pelacakan kontak erat.” terangnya

Kemudian, wartawan menanyakan juga kepada dr.Budi Tirmadi terkait riwayat perjalanan petugas IGD tersebut, sudah darimana saja dan kemana saja sehingga bisa terpapar virus corona.

“Ia hanya tugas di IGD, memang belum jelas awalnya dari mana, mungkin saja bisa dari luar Rumah Sakit dr.Soekardjo.” Katanya

Dalam penjelasannya kepada wartawan Budi juga menambahkan petugas nakes yang di isolasi, hari ini sudah di lakukan swab dan sedang menunggu hasil pemeriksaan swab tersebut, bila hasilnya negatif maka petugas tersebut akan bekerja kembali.

Sementara itu, banyaknya pertanyaan dari warga terkait pelayanan di IGD, Budi menjelaskan bahwa selama IGD ditutup maka masyarakat memanfaatkan fasilitas IGD di rumah sakit lain.

“Karena di IGD kontak eratnya hampir sudah sebagian besar kontak eratnya termasuk Dokter IGD dan perawatnya, kita tidak bisa berbuat banyak, memang masyarakat yang perlu pelayanan IGD kita arahkan ke rumah sakit lain yang ada di wilayah Tasikmalaya.” Pungkas dr. Budi Tirmadi.

(Rizky/tasikraya)

  • Bagikan