30 Cafe di Tasikmalaya Meracik 200 Kopi Untuk Warga Tasikmaya

  • Bagikan
banner 468x60

Kabupaten Tasikmalaya- Anak muda penggiat kopi yang tergabung dalam komunitas Tukang Tinyuh Singaparna (TSS) menggelar bagi-bagi kopi gratis ke setiap pengguna jalan di sekitaran jalan Bojongkoneng kawasan Gedung Bupati Tasikmalaya, hari Minggu sore kemarin, (09/05/2021).

Ada 30 cafe yang ada di Kabupaten Tasikmalaya ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, mereka menghasilkan 200 Kopi hasil racikan mereka lalu dibagikan kepada masyarakat.

Hari Ramadhan perwakilan dari TTS menuturkan, tujuan kegiatan tersebut selain untuk silaturahmi tapi juga untuk mengenalkan bahwa di Kabupaten Tasikmalaya banyak potensi kopi lokal yang harus diangkat.

Hal itu menurutnya, akan menciptakan simbiosis mutualisme dimana para petani yang menyediakan bahan baku. Lalu, pihaknya memproduksi dan mengenalkannya kepada masyarakat dengan harapan bisa meningkatkan para penikmat kopi khususnya di Kabupaten Tasikmalaya.

Hari mengatakan, dari mulai potensi petani kopi, pegiat kopi, dan kualitas kopi lokal Kabupaten Tasikmalaya bisa bersaing dengan kopi yang ada di Nusantara.

“Malah dengan dorongan kita semua, ke depan bukan tidak mungkin kopi lokal Kabupaten Tasikmalaya bisa bersaing dengan kopi luar negeri,” Ungkap Hari.

Secara terpisah, Irfan Wahyudin selaku Owner Klaster Coffe Mangunreja mengatakan komunitasnya ingin mengedukasi masyarakat tentang ngopi yang benar, yaitu ngopi dari biji kopi asli, karena kaya akan manfaatnya.

Kegiatan tersebut juga mensosialisasikan cafe-cafe yang ada di Kabupaten Tasikmalaya, jadi kalau mau nongkrong tidak mesti ke kota karena di Kabupaten pun sudah banyak pilihan.

“Untuk itu kami mengajak kepada masyarakat untuk memajukan kopi lokal ini dengan membangun sinergitas yang baik supaya bisa mengangkat roda perekonomian daerah khususnya para petani dan pengusaha kopi ditengah wabah covid-19 ini,” sebutnya.

(Rizky/tasikraya)

  • Bagikan