Kota Tasikmalaya, tasikraya.com–
Yayasan Universitas Siliwangi (YUS) menyelenggarakan Sarasehan Wangsit Siliwangi dalam semangat kebangsaan di Provinsi Jawa Barat, Auditorium Gedung Mashudi, Universitas Perjuangan Tasikmalaya.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Universitas Siliwangi (YUS) Letjen (Purn) Endang Suwarya mengatakan acara Sarasehan Wangsit Siliwangi acara yang kedua kalinya digelar. Yang Pertama, diselenggarakan di Bandung.
“Acara ini, khusus Wangsit Siliwangi yang kedua, tentang kearifan lokal yang sangat mengemuka di Tanah Pasundan. Saya sebagai generasi X, sangat punya kewajiban untuk memberikan pencerahan kepada generasi muda.”Ucap Letjen (Purn) Endang Suwarya saat jumpa pers, Selasa (11/02/2025).
“Tentu kita menghadapi Generasi Emas 2045.”Sambung Endang.
Sebagai yang faham, kata Ketua Dewan Pembina Unper, masalah global itu banyak titipan yang terselubung, banyak yang tidak menyukai Negara Indonesia maju.
“Ya, cuma ingin mengincar Sumber Daya Alam (SDA) saja.”Singkatnya.
Endang menyampaikan kepada generasi muda Tasikmalaya bahwa kita harus jeli dan tajam, “Tolong generasi muda harus faham, buka sejarah.”Tuturnya.
“Kita sudah jelas indonesia maju ada bukti-bukti yang kita banggakan. Dan jelas kita butuh perjuangan, butuh kerja keras, untuk mencapai itu.”Tegasnya.
Selanjutnya, kemajuan secara fisik tidak ada artinya jika tidak di perangi dengan nilai-nilai bangsa indonesia miliki.
“Kita ingin generasi berikutnya meng-awaki dengan benar tangguh, kuat, dan bagian yang amanah.”Jelasnya.
Selain itu, ungkap Endang, kita sengaja mengumpulkan para dosen muda disini biar mana tau ada yang belum paham secara mendalam tentang Wangsit Siliwangi.

Sementara itu, Rektor Unper Tasikmalaya
Dr. H. D. Yadi Heryadi, Ir., M.Sc mengatakan kita bisa mempelajari banyak dari Filosofi Sunda ternyata ada relevansinya dalam kehidupan seseorang.
Bahkan, dari segi Agama pun ada kaitannya, tinggal kita mengimplementasikan Filosofi Sunda ke kehidupan nyata.
“Semoga dosen-dosen Unper bisa menyampaikan lagi ke para Mahasiswa semoga bisa merambat pesan pesan lainnya.”Pungkasnya. (*)

