Kabupaten Tasikmalaya- Jembatan Cibereum Desa Calingcing, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat ambles Senin kemarin (3/10/2022).
Jembatan ambles tersebut menghubungkan Kp. Calingcing Ds. Calingcing menuju Kp. Pangaduan Desa Kuda Depa Kecamatan Sukahening.
Jembatan Cibereum ambles lantaran air sungai terus-menerus menggerus kontruksi jembatan akibat air hujan, sehingga jembatan hancur terbelah.
Akibat amblesnya jembatan, aktivitas transportasi para petani yang sedang panen padi menjadi terganggu, akses warga pun menjadi terhambat karena jembatan tersebut tidak bisa dilewati kendaraan.
Menurut Kepala Desa Calingcing, Maman Rustaman mengatakan bahwa jembatan penghubung dua desa itu tidak bisa dilewati sementara ini, dan akan tetap menunggu perbaikan.
“Jembatan Cibereum ini dibangun pada tahun 1980, paling utama akibat amblesnya itu karena derasnya debit air hujan yang meluap, tanah sawah milik warga pun ikut longsor. Dan tanahnya labil sehingga tergerus air sungai.”Ungkap Kades Calingcing, Maman Rustaman saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (4/10/2022).
Sementara itu, Herman Suherman Kasat Pusdalops BPBD Kabupaten Tasikmalaya meninjau langsung bersama awak media ke lokasi jembatan cibereum Desa Calincing yang ambles.
“Kronologisnya memang ada dawuan istilah sundanya, ketika curah hujannya sangat tinggi, itu akan memutar si air yang mengalir tersebut beralih ke arah kanan penyanggah jembatan. Sehingga mengakibatkan tergerusnya membuat rongga ambles.”Ungkapnya.
Keseluruhan bencana di Kabupaten Tasikmalaya yang masuk kepada BPBD ada 4 titik di wilayah Kabupaten Tasikmalaya yang terjadi bencana dari hari kemarin.
“Pertama Kecamatan Sukaratu yang terjadi Banjir, Kecamatan Cigalontang terjadi Longsor, Kecamatan Sukahening Longsor dan Jembatan Ambles dan Longsor di Kecamatan Cisayong.”Ucapnya.
“Yang paling parah sebetulnya dari skala prioritas Kecamatan Cigalontang khususnya di Parentas terkait bencana longsor yang menimbun beberapa rumah warga.”Sebutnya.
BPBD Kabupaten Tasikmalaya telah berkoordinasi dengan instansi terkait termasuk kaitanya Sungai ada UPTD PSDA Ciwulan-Cilaki, Polres Tasikmalaya, Muspika dan Muspida.
(Rizky/tasikraya)

