Bobotoh dan Polres Tasikmalaya Gelar Doa Bersama Terkait Tragedi Kanjuruhan

  • Bagikan
banner 468x60

Kabupaten Tasikmalaya- Aliansi Suporter Persib Kabupaten Tasikmalaya menggelar Doa Bersama dan Shalat Gaib bersama Kapolres Tasikmalaya beserta jajarannya, atas tragedi yang menimpa Suporter Aremania dan Aremanita di Stadion Kanjuruhan Malang pada 1 Oktober 2022.

AKBP Suhardi Hery Heryanto Kapolres Tasikmalaya menggelar doa bersama dan istighosah bersama Aliansi Suporter Persib Tasikmalaya bertempat di Mako Polres Tasikmalaya.

“Alhamdulillah kita bersama bobotoh turut bela sungkawa atas tragedi stadion kanjuruhan malang. Kita melakukan doa bersama dan Istighosah.”Ucap Kapolres Tasikmalaya kepada wartawan, Senin (3/10/2022).

Selain itu, ucap Suhardi tadi kita juga sempat berbincang dengan rekan-rekan dari Aliansi Suporter Persib Tasikmalaya, juga menampung beberapa pertanyaan.

“Intinya selain mendukung tim kebanggaan, juga bagaimana menjadi suporter yang baik.”Imbuhnya.

Sementara itu, dari pengurus Aliansi Suporter Persib Tasikmalaya, Rudi Ubed mengucapkan turut berduka cita atas tragedi kanjuruhan malang.

“Mudah-mudahan ratusan korban aremania dan aremanita diterima iman dan islamnya. Kami dari Aliansi Suporter Tasikmalaya, terdiri dari Viking Galunggung, Casual Gabrutas, bukan berbicara tragedi sepak bola. Tetapi, berbicara tengang kemanusiaan.”Jelasnya.

Rudi menyebut tidak ada sepak bola seharga dengan nyawa manusia, jadi pihak kami kepada Panpel tolong tingkatkan lagi terkait regulasi aturan.

Untuk panpel yang mengadakan Liga 1 jangan sampai ada tragedi kanjuruhan yang selanjutnya.

“Mungkin apakah harus ada agenda hang lain apakah ada SOP seperti gimana dengan pengamanan dan kesehatan harus ditata ulang kembali.”

Bisa diambil dari tragedi kanjuruhan malang, yang disampaikan pak kapolres itu harus fair play ketika menghadapi tim kebanggaan kita yaitu Persib Bandung berada di fase kekalahan harus berlapang dada.

“Bahwasannya tim kebanggaan kita kurang bagus.”Tuturnya.

Sedangkan, Ketua Aliansi Suporter Persib Kabupaten Tasikmalaya, Miko Janson menyatakan jangan sampai FIFA menjatuhkan sanksi kepada PSSI. Dikarenakan kita semua akan terkena dampak dari kebijakan tersebut.

Menurut dia, meyakini semua unsur terkait itu akan berusaha sekuat mungkin supaya Indonesia atau PSSI tidak di Banned oleh FIFA. mengingat banyak agenda yang akan digelar di Indonesia mulai dari Timnas U-17 yang sebentar lagi kita menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, dan Timnas Indonesia sekarang sedang bagus-bagusnya.

“Jadi, sayang sekali kalau misalnya PSSI benar-benar di Banned sama FIFA. Makanya mulai dari paling bawah. Yuk kita sama-sama mendewasakan diri kita masing-masing.”Papar Miko Janson.

Kendati demikian, Polres Tasikmalaya memberikan bingkisan sembako untuk para pengurus Aliansi Suporter Kabupaten Tasikmalaya yang telah hadir dalam kegiatan doa bersama dan istighosah.

 

(Rizky/tasikraya)

  • Bagikan