Kisah Arul Anak Angkat Polres Tasikmalaya Kini Diangkat Jadi Film

  • Bagikan
banner 468x60

Kabupaten Tasikmalaya- Arul, anak yang pernah berhadapan dengan hukum dan sekarang menjadi anak angkat Polres Tasikmalaya, kini kisahnya diangkat menjadi sebuah Film Layar Lebar.

Soft Launching Film Arul yang berjudul “Arul Hadiah Terbaik” dilakukan di XXI Studio Transmart, Jln Ir H Juanda, Kota Tasikmalaya, Jumat (20/05/2022).

Penayangan perdana film yang berdurasi kurang dari 1 jam itu langsung dihadiri oleh Irjen Suntana selaku Kapolda Jawa Barat, bersama istri dan juga rombongan.

Irjen Suntana sangat mengapresiasi Polres Kabupaten Tasikmalaya yang melakukan tindakan humanis dalam menangani kasus anak yang berhadapan hukum. Apalagi sampai diangkat ke layar lebar, menurutnya hal itu bagus untuk menjadi contoh bagi jajarannya di Jawa Barat dalam menangani perkara yang melibatkan anak.

“Cuma satu kata untuk Pak Kapolres Tasikmalaya, Pak Rimsyahtono anda sangat luar biasa.”Ucap Kapolda Jawa Barat saat sambutan pada Soft Opening Film Arul Hadiah Terbaik.

Kapolda Jabar menyatakan bahwa film Arul Hadiah Terbaik bagus sekali, bahkan Suntana mengaku sampai meneteskan air mata.

“Ini kisah nyata dari realita di tengah kita. Restoratif Justice dikedepankan dalam penyelesaian kasus anak-anak yang berhadapan dengan hukum. Arul ini sampai betah tinggal di Kantor Polisi menunjukan anggota telah menjadi pengayom pelindung dan pelayan masyarakat.”Ujar Irjen Suntana.

Irjen Suntana juga menyambut baik cita-cita Arul Miftahul Huda yang ingin menjadi Polisi setelah menetap di Mapolres Tasikmalaya.

“Anak-anak di seluruh Indonesia bisa menjadi Polisi termasuk Arul. Ini tugasnya Polres Tasikmalaya, Arul kan sekarang sudah jadi anak asuh Polres Tasikmalaya. Bagaimana Arul ini disiapkan untuk ikut tes kepolisian nantinya setelah Sekolah Menengah, itu tugasnya Pak Kapolres dan Kapolres setelahnya nanti ini. Saya menginginkan nanti ada hafiz-hafiz Qur’an yang masuk jadi anggota Polri.”Jelas Suntana kepada awak media yang meliput.

Film Arul Hadiah Terbaik ini rencananya akan diputar di Mabes Polri saat peringatan HUT Bhayangkara tepat 1 Juli 2022 mendatang.

“Saya sudah sampaikan pada Bapak Kapolri. Rencananya Film Arul akan diputar satu Juli pas hari Bhayangkara. Dan bukan hanya itu, Film ini akan diputar di Kepolisian seluruh Indonesia.”Terang Suntana.

Sementara itu, Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto turut menyampaikan apresiasinya terhadap penayangan perdana Film Arul Hadiah Terbaik. Polisi hadir menjawab kritik dengan kinerja yang melayani masyarakat.

“Kami apresiasi Kepolisian, Pak Kapolres Tasikmalaya, Pak Rimsyahtono. Film Arul membuktikan Polisi jadi bapak untuk anak yang berhadapan dengan hukum. Pelajaran lainya kita harus bijak dalam menyikapi permasalahan ditengah masyarakat.”Papar Ade Sugianto saat melakukan Konferensi Pers bersama awak media.

AKBP Rimsyahtono sebagai Kapolres Tasikmalaya yang rela mengangkat Arul menjadi anak angkat Polres Tasikmalaya, mengaku bangga dan terharu dengan hadirnya Film Arul Hadiah Terbaik.

“Kami bangga dan terharu hadirnya film ini. Kami berharap jadi edukasi untuk kami dan masyarakat jika terjadi persoalan hukum apalagi menyangkut anak kecil. Terima kasih pada semua pihak yang telah mendorong terciptanya film ini.”Beber Rimsyahtono.

AKBP Rimsyahtono menjelaskan bahwa mengangkat kisah Arul menjadi sebuah film sudah melalui kajian, tujuannya adalah untuk edukasi bagi masyarakat.

“Ini sudah melalui kajian dan perspektif hukum. Arul diputuskan naik ke layar lebar, untuk edukasi bukan untuk mempermalukan atau menjatuhkan arul.”Ungkap Ato Rinanto, Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya.

Sebagai informasi, Arul Miftahul Huda dulu diantarkan ke Kantor Polisi oleh warga karena dituduh mencuri uang, warga yang geram kerap kehilangan barang akhirnya menolak Arul kembali ke kampung halamannya.

Kini Arul menjadi anak yang membanggakan orang tua. Ia bercita cita menjadi Polisi setelah melihat sosok kanit PPA Polres Tasikmalaya, Aiptu Josner.

“Saya senang terimakasih Pak Polisi. Saya tetep mau jadi Polisi. Terimakasih Pak Kapolres, Pak Josner. Saya mau jadi Polisi lihat sosok Pak Josner.
Dan saya sangat bersyukur karena kejadian yang lalu saya diangkat jadi anak asuh Polisi, dijadikan Film dan menjadi terkenal saya, sambil tersenyum.”Sahut Arul saat di lokasi.

Turut hadir dalam penayangan perdana, Kapolda Jawa Barat, Irjen Suntana bersama istri serta jajaranya. Kemudian, Bupati Tasikmalaya H Ade Sugianto, Sekda Kabupaten Tasikmalaya Muhammad Zen, Kadis Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya yang diwakili Sekdis Pendidikan Opan Sopyan, Ketua Dprd yang di wakili Wakil Dprd Kabupaten Tasikmalaya, Anggota DPR-RI dari Fraksi Gerindra H Subarna,
Dandim Tasikmalaya Ari Sutrisno, Guru-guru PGRI Kabupaten se-Kabupaten Tasikmalaya dan Seluruh Forkopimda.

 

(Rizky/tasikraya)

  • Bagikan