Kabupaten Tasikmalaya- Konflik bersenjata antara Israel dan Palestina sudah memasuki pekan ke 2, belum ada tanda-tanda konflik akan mereda, walaupun korban dari masyarakat sipil semakin banyak berjatuhan.
Mengutip harian Republika Selasa (18/5/2021), korban meninggal dari pihak Palestina sudah menembus 212 jiwa, termasuk 61 anak-anak dan 36 perempuan, sementara korban luka berjumlah 1.400 orang.
Menanggapi hal tersebut, KAHMI Kabupaten Tasikmalaya mengecam tindakan pelanggaran kemanusiaan yang terjadi, baik itu di Palestina maupun di tempat lainnya.
“Kita mengecam pelanggaran kemanusiaan yang terjadi di manapun, termasuk yang sekarang terjadi di Palestina” ujar Demi Hamzah Rahardian, SH, MH, Koordinator Presidium KAHMI Kabupaten Tasikmalaya.
Demi juga menyampaikan simpatinya kepada rakyat Palestina, dan berharap konflik bersenjata segera berakhir.
“Tentu kita sangat bersimpati dengan apa yang terjadi di sana, kita harapkan segera ada solusi sehingga konflik bisa segera berakhir” tutup Demi Hamzah, Selasa (18/5/2021).
(Tasikraya.com)

