Kabupaten Tasikmalaya-
Para Jurnalis atau Insan Pers Kabupaten Tasikmalaya merayakan Hari Pers Nasional (HPN) pada Tahun 2021 masih dengan kegiatan sosialisasi protokol kesehatan (Prokes) bersama Kementrian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Master dan Baznas Tasikmalaya.
Sosialisasi dilaksanakan dengan memanfaatkan zoom meeting yang diikuti ratusan peserta mulai guru madrasah, Tsanawiyah, Aliyah, Kepala Kantor Urusan Agama hingga Pengawas.
“Kami adakan HPN tahun 2021 ini dengan banyak kegiatan yang sangat bermanfaat. Ada Sosialisasi Prokes bersama Kemenag, Baznas dan Master. Master Kementrian Agama yang fasilitasi kami untuk berbagi pengalaman dengan jajaran Kementrian Agama sampai tingkat bawah.” Ungkap Aris Mohamad Fitrian sebagai Ketua HPN 2021 Kabupaten Tasikmalaya.
Selanjutnya, Jurnalis Bersama Kementrian Agama, Master dan Baznas berbagi sembako untuk 48 orang warga yang tengah jalani isolasi mandiri. Mereka terpaksa harus berada dirumah karena terpapar Covid-19 tetapi tidak miliki gejala. Tak hanya dibagi sembako, pemukiman warga yang terpapar juga disemprot disinfektan.
“Kami juga bagi-bagi sembako bantuan dari Baznas untuk warga yang terpapar Covid-19. Mereka yang dapat lagi isolasi mandiri. Kegiatan terakhir bagikan 2000 lebih masker untuk pengguna jalan di Alun-Alun Singaparna dan Pasar Tradisional Singaparna. Ini kerjasama juga dengan Kepolisian Resort Tasikmalaya, Pemerintah Kabupaten dan pihak swasta.”Ujarnya.
Sementara itu, Kasubag Tata Usaha (TU) Kemenag Kabupaten Tasikmalaya Drs H Suryana M.Si mengatakan melalui kegiatan Hari Pers Nasional ini, Kemenag berupaya untuk ikut melakukan langkah-langkah dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya. Terutama dilingkungan Kementrian Agama hingga di 39 Kecamatan.
Sekaligus ikut mengkampanyekan protokol kesehatan di masyarakat dengan terus menyampaikan 5M yakni selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas atau interaksi.
Termasuk membuat rumusan dan langkah konkrit dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Pertama, menyiapkan para pendukung dan membentuk tim di Kemenag untuk mensosialisasikan protokol kesehatan.
“Menyampaikan instruksi Kemenag RI tentang pencegahan penyebaran Covid-19 sampai di tataran bawah di lingkungan Kemenag Kabupaten Tasikmalaya seperti lingkungan Madrasah, Pesantren, Kantor Urusan Agama (KUA) dan lembaga lainnya yang bernaung di Kemenag. Kemenag juga membuat sistem informasi yang khusus leading sektornya di Kemenag dan juga Satker yang ada di Kecamatan-Kecamatan, Lembaga Pendidikan, Madrasah, Pesantren, KUA dan masyarakat yang didalamnya ada penyuluh Agama Honorer, Ponpes, IGRA dan MTS. Tujuanya agar Pandemi segera berlalu dan masyarakat makin sadar adanya Covid-19.”Pungkas Suryana.
(Rizky/tasikraya)

