Usai Viral Jembatan Ciloa Dugaan Pungli, Bupati Tasikmalaya Akan Pasang CCTV

  • Bagikan
banner 468x60

Tasikmalaya, tasikraya.com–
Setelah viralnya dugaan pungutan liar (pungli) terhadap pengendara motor di Jembatan Ciloa, Bupati Tasikmalaya langsung meninjau Jembatan yang menghubungkan Desa CibatuĀ  Kecamatan Karangnunggal dan Desa Gunungsari, Kecamatan Cikatomas.

Dalam peninjauannya, Cecep Nurul Yakin menegaskan Jembatan Ciloa merupakan program pembangunan dari Presiden Prabowo Subowo melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Provinsi Jawa Barat dan rampung pada 2025.

Bupati Tasikmalaya sangat menyayangkan adanya informasi viral terkait dugaan pungli.

Bahkan dari informasi yang disampaikan warga setempat, sempat pula terjadi aksi vandalisme dan pencurian komponen jembatan, seperti baut, yang sempat meresahkan warga. Sehingga warga secara swadaya melakukan penjagaan di kedua sisi jembatan.

“Saya ingin mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga aset kita semua. Jembatan ini adalah Program dari Bapak Presiden Prabowo melalui Kementerian PU. Setelah selesai, harus dijaga, dirawat, dan dipelihara oleh masyarakat supaya awet.”Tegas Cecep Nurul Yakin kepada wartawan, Senin (26/10/2026).

Guna mengantisipasi hal serupa terulang, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya akan segera memasang fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) serta kamera pengawas (CCTV).

“Kenapa perlu lampu? Karena di sini rawan. Kenapa perlu CCTV? Supaya terpantau, mengantisipasi warga yang membuang sampah sembarangan atau membuka baut jembatan. Semuanya akan dimonitor langsung dari Gedung Bupati.”Ungkap Cecep.

Sedangkan, untuk pengamanan dan perawatan harian, Bupati menitipkan pengawasan kawasan jembatan kepada Kepala Desa (Kuwu) setempat serta para Pedagang yang beroperasi di sekitar lokasi.

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya juga akan berkoordinasi dengan PLN dan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk memasang jaringan listrik resmi agar fasilitas penerangan dan CCTV dapat berfungsi optimal selama 24 jam.

“Nanti Kabid Sapras (Kepala Bidang Sarana dan Prasarana) Dinas Perhubungan akan turun bersama PLN untuk memasang KWH meter khusus Dishub. Kami titip kepada warga agar fasilitas seperti CCTV ini dijaga bersama, jangan sampai malah hilang.”Sambung Bupati Tasikmalaya.

Sehingga, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan dan identifikasi terkait video viral yang sempat beredar di media sosial itu.

Kapolsek Karangnunggal, AKP Jaja Hidayat bersama Kapolsek Cikatomas IPTU Dandan Ramdani memastikan bahwa dari hasil penelusuran di lapangan, saat ini sudah tidak ditemukan adanya aktivitas pungutan liar yang dilakukan oleh pihak mana pun terhadap pengendara.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang, bijak dalam menggunakan media sosial, serta segera melapor kepada aparat berwenang jika menemukan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

  • Bagikan