Tasikmalaya, tasikraya.com– Perkembangan teknologi digital dalam dunia olahraga terus membuka peluang baru dalam meningkatkan kualitas pembinaan atlet.
Melihat kebutuhan itu, Universitas Siliwangi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berkolaborasi dengan Galunggung Aquatic Club (GAC) Tasikmalaya menghadirkan inovasi berupa implementasi aplikasi masase olahraga berbasis Android sebagai media edukasi untuk meningkatkan pengetahuan atlet dalam mendukung pemulihan kondisi fisik.
Kegiatan yang mengangkat tema “Implementasi Aplikasi Masase Olahraga Berbasis Android untuk Meningkatkan Pengetahuan Atlet” tersebut dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada 24–25 Juli 2026, bertempat di Kolam Renang Dadaha, Kota Tasikmalaya.
Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 50 peserta yang terdiri dari atlet Galunggung Aquatic Club (GAC) bersama para orang tua atlet yang turut berperan dalam mendukung proses pembinaan olahraga.
Acara pembukaan kegiatan dihadiri sekaligus dibuka secara resmi oleh Ketua Galunggung Aquatic Club (GAC) dan Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Siliwangi.
Kehadiran kedua pihak menjadi simbol kuatnya sinergi antara komunitas olahraga dan perguruan tinggi dalam menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi perkembangan atlet.
Program pengabdian ini merupakan salah satu bentuk kontribusi Universitas Siliwangi dalam mendukung peningkatan kualitas pembinaan olahraga melalui pemanfaatan teknologi.
Galunggung Aquatic Club sebagai mitra kegiatan merupakan klub pembinaan olahraga aquatik yang memiliki fokus utama pada pengembangan atlet renang.
Melalui program ini, atlet dan lingkungan pendukungnya diperkenalkan dengan pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pembelajaran teknik masase olahraga yang lebih mudah, praktis, dan sistematis.
Aplikasi masase olahraga berbasis Android yang diperkenalkan dalam kegiatan ini dirancang sebagai media pembelajaran digital yang membantu atlet memahami berbagai teknik masase olahraga, mulai dari teknik persiapan sebelum aktivitas fisik, pemulihan setelah latihan atau pertandingan, hingga upaya pencegahan cedera.
Aplikasi tersebut dilengkapi dengan panduan visual berupa gambar, teks, serta video tutorial sehingga pengguna dapat mempelajari teknik secara lebih jelas dan mandiri.
Selama pelaksanaan kegiatan, peserta tidak hanya memperoleh materi secara teori, tetapi juga mengikuti pelatihan praktik penggunaan aplikasi.
Tim pengabdian memberikan pemahaman mengenai konsep dasar masase olahraga, manfaat masase dalam membantu pemulihan kondisi fisik atlet, serta cara mengoperasikan fitur-fitur yang tersedia dalam aplikasi.
Metode kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi untuk memastikan peserta mampu memahami serta memanfaatkan teknologi tersebut.
Dalam sesi pelatihan, atlet dan orang tua atlet mendapatkan kesempatan untuk mencoba langsung penggunaan aplikasi melalui perangkat masing-masing.
Peserta diarahkan untuk memahami langkah penggunaan aplikasi, mengenali berbagai menu pembelajaran, serta mempelajari materi teknik masase yang tersedia.
Pendekatan praktik langsung ini bertujuan agar teknologi yang diperkenalkan tidak hanya menjadi informasi baru, tetapi dapat diterapkan sebagai bagian dari proses pembinaan atlet sehari-hari.
Ketua Tim Pengabdian Universitas Siliwangi Ucu M. Afif, M.P.d., menyampaikan bahwa perkembangan olahraga modern tidak hanya membutuhkan latihan fisik yang optimal, tetapi juga dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pemanfaatan aplikasi digital menjadi salah satu strategi untuk memperluas akses pembelajaran bagi atlet, khususnya dalam memahami pentingnya pemulihan tubuh setelah aktivitas olahraga yang intens.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap atlet dan orang tua atlet memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga kondisi fisik. Teknologi yang diberikan bukan hanya sebagai alat bantu, tetapi menjadi media pembelajaran yang dapat digunakan secara berkelanjutan.”Ungkap Ucu Ketua Tim Pengabdian, Rabu (29/7/2026).
Sementara itu, Ketua Galunggung Aquatic Club (GAC) Nasrul Munir Juandi, M.Pd, mengucapkan apresiasinya terhadap kegiatan kolaborasi bersama Universitas Siliwangi.
Menurutnya, dukungan teknologi seperti aplikasi masase olahraga menjadi inovasi yang relevan dengan kebutuhan atlet saat ini, terutama dalam meningkatkan kesadaran mengenai pemulihan dan pencegahan cedera.
Selain memberikan edukasi kepada atlet, keterlibatan orang tua dalam kegiatan ini juga menjadi aspek penting.
Orang tua memiliki peran strategis dalam mendukung pola latihan, pemulihan, serta menjaga kondisi fisik atlet di luar lingkungan latihan.
Dengan adanya pemahaman mengenai masase olahraga, orang tua diharapkan mampu memberikan dukungan yang lebih baik terhadap proses perkembangan atlet.
Sontak, melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, Universitas Siliwangi dan Galunggung Aquatic Club berharap dapat membangun ekosistem pembinaan olahraga yang semakin modern dan berbasis teknologi.
Penggunaan aplikasi masase olahraga berbasis Android diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan atlet, mempermudah akses informasi mengenai pemulihan fisik, serta mendukung peningkatan kualitas prestasi olahraga aquatik di Kota Tasikmalaya.
“Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas olahraga mampu menghasilkan inovasi yang aplikatif serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.”Ujarnya.
Kedepan, program serupa diharapkan dapat terus dikembangkan dan diperluas sehingga manfaat teknologi digital dapat dirasakan oleh lebih banyak atlet dan komunitas olahraga lainnya.

