Ribuan Relawan Dukung MBG Kecewa Dprd Tak Hadir

  • Bagikan
banner 468x60

Tasikmalaya, tasikraya.com
Ribuan massa yang mengatasnamakan diri sebagai Relawan Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Tasikmalaya mendatangi Kantor Bupati Tasikmalaya untuk menyuarakan dukungan terhadap keberlanjutan program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Jika dalam beberapa waktu terakhir sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi demonstrasi menuntut penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemandangan kali ini berbeda, justru terlihat di Kabupaten Tasikmalaya.

Pada pukul 10.00 WIB, massa memadati halaman Kantor Bupati Tasikmalaya di Singaparna. Mereka membawa berbagai spanduk, poster, dan atribut aksi berisi pesan-pesan dukungan terhadap program MBG yang dinilai telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam orasinya, massa menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Kehadiran Dapur-dapur MBG dinilai membuka lapangan pekerjaan baru sekaligus memberikan peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal.

Perwakilan massa aksi, Ucu Supriatna, yang mengaku dituakan sebagai Ketua Paguyuban Relawan SPPG Kabupaten Tasikmalaya, menyebut aksi tersebut merupakan bentuk dukungan masyarakat terhadap keberlanjutan program yang telah dirasakan manfaatnya.

“Program ini bukan hanya soal makanan bergizi bagi anak-anak tetapi juga menghidupkan UMKM menyerap tenaga kerja dan menggerakkan ekonomi masyarakat. Karena itu kami mendukung agar program ini terus berjalan.”Ucap Ucu di hadapan peserta aksi, Kamis (25/6/2026).

Dengan begitu, Ucu mengaku kecewa terhadap DPRD Kabupaten Tasikmalaya yang tidak tampak hadir untuk mendengarkan langsung aspirasi yang disampaikan massa.

“Kami kecewa tidak ada satu anggota DPRD pun yang hadir, padahal mereka juga mewakili kita sebagai masyarakat.”Ungkapnya.

Ucu menyebutkan massa yang hadir dalam aksi tersebut berasal dari berbagai unsur relawan, pengelola Dapur SPPG, serta pelaku UMKM yang selama ini terlibat dalam ekosistem Program MBG. Ia memperkirakan jumlah peserta aksi mencapai sekitar 5.000 orang.

“Yang hadir hari ini sekitar 5.000 orang, Itu pun belum seluruh relawan SPPG yang jumlahnya saat ini diperkirakan mencapai sekitar 9.000 orang.”Bebernya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya melalui Ketua Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya, Rubi Azhara menerima langsung aspirasi yang disampaikan massa.

Dalam tanggapannya Rubi memastikan seluruh masukan dari para relawan akan diteruskan kepada pihak terkait.

“Kami mendengar berbagai aspirasi yang disampaikan hari ini. MBG sebagai program strategis tentu memiliki berbagai dampak baik positif maupun tantangan yang harus dihadapi. Aspirasi teman-teman akan kami sampaikan sesuai kewenangan yang ada.”Jelas Rubi.

Selain itu, pelaksanaan Program MBG di daerah saat ini masih mengacu pada regulasi yang berlaku, termasuk Peraturan Presiden Nomor 115 yang menjadi landasan pelaksanaannya.

“Acuan kami sebagai satgas adalah Perpres 115 dan sampai saat ini regulasi tersebut masih berlaku.”Paparnya.

Aksi berlangsung tertib selama sekitar satu jam dengan pengawalan pihak kepolisian. Tidak ada insiden berarti selama demonstrasi berlangsung.

Dan menariknya, aksi yang sempat diwarnai orasi dan penyampaian tuntutan itu ditutup dengan lantunan shalawat serta istigasah bersama, sebelum massa membubarkan diri secara damai.

Aksi demo dukung MBG ini tetap dilanjutkan menjadi gambaran bahwa di tengah berbagai polemik yang mengiringi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, masih terdapat kelompok masyarakat yang menilai program tersebut memberikan manfaat nyata dan layak untuk terus dilanjutkan.

  • Bagikan